Nostalgia masa SMP...
SAAT SMP, setiap pagi aku diantar Bapak atau Ibu ke sekolah.
Siangnya, aku pulang naik kendaraan umum beramai- ramai dengan teman- teman sekelas yang rumahnya searah.
Adakalanya, seorang kawan lelaki bergabung dengan kami. Walau rumahnya tak searah. Dia tak sekelas dengan kami. Letak kelasnya jauuuhhh dari kelas kami, namun seringkali setelah bel pulang berdentang dia muncul di depan pintu kelas, lalu mengatakan padaku bahwa dia akan menemani sampai ke tempat angkot.
Setelah berulang kali dia melakukan hal tersebut, kutanyakan padanya " Koq kamu jalannya kesini sih? Ini kan jauh dan rumah kamu arahnya bukan kesini. "
Dia tertawa, " Nggak apa- apa, sambil jalan- jalan, " katanya.
Walaupun heran, kuterima saja jawaban itu.
Suatu hari, dia pernah menawari untuk mengantar aku dengan motornya. Kugelengkan kepalaku sambil berkata bahwa aku jalan kaki saja. Ketika kujawab begitu, dia memarkir motornya di sekolah, lalu.. seperti biasa, menemani berjalan kaki ke tempat angkot.
Seringkali, dia juga menemaniku ke kantor pos sepulang sekolah. Di saat remaja dulu, aku mengumpulkan perangko dan juga memiliki beberapa sahabat pena, karenanya kantor pos menjadi tempat yang sering kukunjungi.
Dan satu hal yang tak kumengerti mulai terjadi. Teman- teman sekelasku, tanpa kutahu kenapa, sering menyebut- nyebut namanya di depanku...
***