Lihat ke Halaman Asli

Rudi slamet

Jurnalis

Longsor Menutup Ruas Jalan Sagaranten-Tegalbuled, Kini Bisa Dilalui Kembali Kendaraan Roda Empat

Diperbarui: 24 Juni 2020   02:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri | Longsor menutup Ruas jalan provinsi Tegalbuled - Sagaranten

Sukabumi- Jabar -Hujan deras dengan insentitas tinggi, membuat Ruas jalan Provinsi penghubung Sagaranten - Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, tertutup material tanah longsor hingga akses lalulintas dari kedua arah tertutup total. Senin (22/6)

Dinas PU. Provinsi Jawa barat langsung mengerahkan sejumlah personil dengan di bantu satu unit alat berat untuk membuka serta membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan.

Sekira pukul 13.00 Wib Ruas jalan tersebut sudah bisa di lalui kendaraan dari kedua arah meski dengan system buka tutup.

"Alhamdulillah mulai tadi sekira pukul 13.00 WIB sudah bisa di lewati kendaraan roda empat meski masih satu jalur dengan system' buka tutup ujar Wisnu Sunjaya, selaku KSUP wilayah KabupKabupatenaten sukabumi 3  Dinas Bina Marga PU Provinsi Jawabarat.

Dengan bantuan Dua unit alat berat kita berhasil membuka sebagian ruas jalan meski laju kendaraan masih tersendat terganggu karena kita masih membersihkan material tanah dan batu yang menutupi badan jalan sepanjang lebih dari 10 meter.

Hinga sore ini pekerjaan masih di lakukan , bagi yang mau melintas harap hati hati karena badan jalan sangat licin akibat sisa tanah yang belum bersih"

Titik longsor ini berada pada Kilometer 180+600 tepatnya di Kampung Cisentul Bunisari, Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud yang terjadi kemarin sekira pukul 19.30 WIB, Senin (22/6)

Sebelumnya diberitakan akses kendaraan menuju Tegalbuled maupun sebaliknya menuju Sagaranten terhambat tertutup total,  akibat longsor.

Simak Videonya: 




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline