Lihat ke Halaman Asli

Ruang Diskusi

Meet the World

Tidak Hanya Indonesia dalam "Indonesia Raya"

Diperbarui: 16 Agustus 2021   22:05

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi Soekarno Membaca Koran Sin Po/Ilustrasi Pribadi

Tahukah kamu, kalau Indonesia tidak sendirian dalam Indonesia Raya?

Sebagai lagu kebangsaan, Indonesia Raya pertama kali diperkenalkan oleh komponis Wage Rudolf Supratman pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menggambarkan pergerakan nasionalisme masyarakat di seluruh Indonesia.

Pada awalnya W. R. Supratman menciptakan Indonesia Raya dengan tiga stanza dan diperdengarkan pada Kongres Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. 

Namun, sebelumnya W. R. Supratman memberikan judul Indonesia Merdeka dan setelah ditetapkan sebagai lagu kebangsaan judulnya berubah menjadi Indonesia Raya dengan satu stanza.

Peran Jozef Cleber

Jozef Cleber/Sumber: Solo Pos

Lagu Indonesia Raya memang diciptakan oleh W. R. Supratman, namun sempat diaransemen salah satunya oleh Jozef Cleber atau Jos Cleber seorang warga negara Belanda. 

Jos adalah konduktor berkebangsaan Belanda yang datang tahun 1949 di Indonesia atas kerja sama Pemerintah Belanda dan Indonesia dalam rangka mengembangkan musik di Indonesia.

Keahlian bermusik Jos mengantarkannya menjadi konduktor tamu Orkes Kosmopolitan di Radio Republik Indonesia studio Jakarta. 

Pada saat itu, RRI memiliki tiga kelompok orkes, dua di antaranya Orkes Philharmony pimpinan Yvon Baarspul, juga seorang Belanda, dan Orkes Studio Jakarta yang diketuai Syaiful Bahri.

Tahun 1951, Cleber merampungkan aransemen baru Indonesia Raya dengan perekaman yang dibantu 140 pemusik gabungan dari ketiga orkes RRI tersebut. Menurut Bondan Winarno dalam Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, hasil aransemen Cleber diperdengarkan kepada Presiden Sukarno.

Peran Koran Sin Po

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline