Karir Halima Aden dalam dunia modeling tegolong cemerlang, karena wanita dengan latar belakang etnis Somalia ini menyandang predikat sebagai supermodel pertama yang menggunakan hijab.
Namun di saat karirnya mencapai puncak ada berita yang mengejutkan yaitu pengunduran dirinya sebagai supermodel di bulan Nopember 2020 lalu dengan alasan utama karir yang digelutinya tidak berkesesuaian dengan suara hati dan agama yang dianutnya yaitu Islam.
Halima Aden yang kini berusia 23 tahun memang sangat kental akan sentuhan budaya di wilayah tempat tinggalnya di St Cloud, Minnesota Halima memang dibesarkan di lingkungan masyarakat Somalia.
Halima yang dilahirkan di camp pengungsian Kakuma di Kenya ini mencatat sejarah karena dirinya merupakan wanita supermodel pertama yang menjadi cover di majalah model bergengsi Voque.
Dalam menjalani karirnya sebagai supermodel Halima memang sangat selektif memilih pakaian yang akan diperagakannya yang tentunya disesuaikan dengan hijab yang digunakannya. Kebanyakan pakaian yang diperagakannya berupa pakaian panjang dan tertutup.
Di tahun 2017 dalam menandatangani kontrak dengan IMG yang merupakan agen modelling terbesar dunia Halima menambahkan salah satu klausul bahwa dirinya tidak akan melepaskan hijabnya karena hijab yang digunakan merupakan bagian dari kepatuhan dan keyakinan agama yang dianutnya.
Penambahan klausul dalam kontrak ini memang sangat jarang terjadi karena biasanya seorang model dalam meniti karirnya ke puncak akan menyetujui saja apa yang tertulis dikontak.
Di saat kriris seperti ini Halima memutuskan akan menolak kontrak jika masalah pemakaian hijab dalam menjalankan profesinya sebagai model ini tidak dicantumkan dalam kontrak.
Namun dalam menjalani karirnya sebagai model Halima mulai memasuki wilayah abu abu karena tuntutan karirnya.
Jenis pakaian yang harus diperagakannya mulai tidak selektif dan hijabnya semakin kecil dan dalam beberapa peragaan Halima harus memperlihatkan bagian leher dan dada atasnya. Terkadang Halima harus memakai celana Jean yang ketat dan menggunakan bahan untuk sekedar menutupi kepalanya.
Walaupun di dalam kontraknya tercantum Halima akan memiliki raung ganti tersendiri, namun dalam beberapa kesempatan Halima diminta untuk mengganti pakaiannya di kamar mandi, bukan diruang tersendiri.