pikiran serupa atap
tempat cipta, rasa dan karya menetap
dan hati adalah tiang utama, menopangnya kokoh sepanjang masa.
pikiran sehat harus bermartabat, ia menang dalam sengketa abadi dengan maksiat
darinya mengalir manfaat
mengangkat derajat
pikiran sakit mudah tersulut
dalam kepentingan ia tersangkut, moral dan nurani kusut, perlahan terlepas dan lucut
persis seperti atap lapuk berlumut.
Ciloto, 17 Januari 2019
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI