Lihat ke Halaman Asli

rina amalia

Poltekkes kemenkes jakarta 3

Meningkatkan Imunitas Tubuh di Masa Pandemi dengan Menkonsumsi Jahe

Diperbarui: 3 Juni 2023   15:56

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Rina Amalia

D-lll TLM 

Sem 2

Poltekkes jakarta 3 (ISBD)

                  Meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi dengan menkonsumsi jahe

Pendahuluan:

COVID-19 adalah pandemi dengan proporsi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah manusia baru-baru ini. Kurang dari 18 bulan sejak awal pandemi, ada hampir dua ratus juta kasus yang dikonfirmasi dan empat juta kematian di seluruh dunia. Ada juga upaya besar-besaran yang diarahkan untuk menemukan vaksin yang aman dan efektif. 

Pada Juli 2021 terdapat 184 kandidat vaksin COVID-19 dalam pengembangan praklinis, 105 dalam pengembangan klinis, dan 18 vaksin disetujui untuk penggunaan darurat oleh setidaknya satu otoritas regulasi. Vaksin-vaksin ini termasuk seluruh virus hidup yang dilemahkan atau tidak aktif, berbasis protein, vektor virus, dan vaksin asam nukleat. 

Pada pertengahan 2021, tiga miliar dosis vaksin COVID-19 telah diberikan di seluruh dunia, kebanyakan di negara-negara berpenghasilan tinggi. Vaksinasi COVID-19 memberikan harapan untuk mengakhiri pandemi, ndonesia masih bergelut melawan virus Corona hingga saat ini, sama dengan negara lain di dunia. Penambahan kasus covid 19 ini terus bertambah dengan berbagai macam laporan mulai dari kesembuhan, tapi jumlah yang meninggal pun tak sedikit. Berbagai usaha pencegahan terus dilakukan untuk menghentikan covid 19 ini rata rata pasien yang terkena virus ini memiliki gejala mirip dengan flu. Kasus virus Corona mulanya diketahui melalui penyakit misterius yang mematikan Kota Wuhan,di China.

Kejadian pada akhir tahun 2019 itu terus berlanjut hingga penyebaran virus Corona mewabah ke seluruh dunia bukan hanya di cina saja. Metode penyebaran virus ini pun terbilang cepat dan telah menyebar rata hampir ke  seluruh negara, termasuk negara kita yaitu Indonesia, hanya dalam jangka waktu beberapa bulan.Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.PemerintaNegara Indonesia sendiri menggunakan metode lockdown berupa kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. 

Selain itu pemerintah Indonesia melalui (Kominfo) menciptakan aplikasi Peduli Lindungi yang berbasis android dan dapat di unduh secara bebas oleh masyarakat guna membantu menangani penyebaran virus Corona yang  semakin mewabah Kegunaan aplikasi ini sendiri yaitu masyarakat akan menerima tanda atau pemberitahuan apabila disekitarnya terdapat pasien positif covid agar masyarakat juga bisa  menjalankan protokol kesehatan apabila mengetahui disekitarnya terdapat pasien covid 19

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline