Lihat ke Halaman Asli

Rika Andriani

Guru Matematika SMaA

Kebun Kangkung dari Hasil Reuse Jerigen

Diperbarui: 11 Mei 2020   14:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumentasi pribadi

Bumi sudah semakin semakin tua. Kerusakan sudah terjadi dimana-daman. Tentunya itu karena ulah manusia. Manusia yang tak pernah puas dengan segala hal yang telah disediakan alam.

Saatnya untuk bersikap bijak. Belajar menyayangi bumi demi masa depan anak cucu kita. Tugas kita adalah mewariskan udara segar untuk mereka hirup, dan alam yang ramah untuk kehidupan.

Beberapa tahun belakang sudah muncul banyak komunitas pecinta lingkungan. Banyak kampanye tentang zero waste, kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Bahkan kebijakan pemerintah pun sekarang sudah mulai mendukung, dengan adanya pembatasan penggunaan keresek plastik di supermarket.

Kegiatan reuse dapat juga kita gunakan untuk skala rumahan. Mulai memisahkan sampah organik dan an organik. Mencoba memanfaatkan barang bekas yang ada, sehingga meminimalisir sampah yang dibuang.

Dokumentasi pribadi

Kegiatan reuse ini pun bisa digunakan untuk kegiatan berkebun. Jika kita punya jerigen bekas minyak 5liter atau bekas saus, bisa kita manfaatkan untuk media menanam sayuran. Kali ini saya mencoba menanam kangkung dengan menggunakan jerigen bekas.

Tidak banyak yang diperlukan, hampir semua barang bekas, kecuali kain flanel, benih dan nutrisinya. Jerigen bekas kita cuci bersih, lalu tutup dengan kresek hitam. Setelah itu kita lubangi sesuai dengan pot yang akan digunakan. Saya menggunakan cup bekas puding. Cup dilubangi dan diselipkan kain flanel. Lalu kita masukkan benih sayur yang siap tumbuh. Mudah bukan? Dalam waktu 1 bulan, jerigen akan menjadi kebun yang kita panen dan nikmati. 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline