Lihat ke Halaman Asli

Refyan Sidik

Mahasiswa

Efektivitas Pembelajaran Online di Masa Pandemi bagi Mahasiswa Unpam

Diperbarui: 26 Juni 2021   16:29

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dokpri

Wabah corona yang merajalela dan menyebar di seluruh dunia bukan hanya di Indonesia sudah membuat segala hal mengalami perubahan rutinitas baik itu aspek kesehatan, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek politik dan terutama aspek pendidikan. 

Saat sebelum pandemi virus Corona datang ke Indonesia, pembelajaran di perguruan tinggi dilaksanakan secara tatap muka setiap harinya, akan tetapi pembelajaran disaat pandemi ini, harus diganti secara online seperti e-learning, via zoom atau Google meet, tugas struktural dan quizizz secara daring.

Dengan diadakannya aktivitas perkuliahan secara tatap muka, maka pihak kampus melakukan pembelajaran daring atau online yang menjadi solusi untuk tetap menjalankan kegiatan proses belajar-mengajar di tengah penyebaran virus covid 19. Karenanya pembelajaran daring atau online merupakan salah satu solusi untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan mencegah penularan covid 19 menjadi bertambah.

Tidak sedikit pula cuitan dan curhatan mahasiswa yang sering sekali mengeluh dengan pembelajaran online atau daring. Sebab mereka menyatakan bahwasanya pembelajaran daring atau online menambah biaya untuk membeli kuota internet dan tentu saja mahasiswa pun tidak mendapat keringanan dalam hal pembayaran kuliah. 

Belum lagi ditambah permasalahan dengan tugas-tugas struktural yang sangat membengkak menjadikan mahasiswa yang malas sehingga hanya menjalankan kewajibannya dalam mengerjakan tugas perkuliahan, tidak mementingkan kualitas ilmu pengetahuan yang didapat. Tetapi pihak kampus terus melakukan pembaharuan e-learning menjadi lebih efektif yang diharapkan mahasiswa lebih terbantu untuk memperoleh pengetahuan dan belajar tanpa harus pergi ke kampus, contohnya seperti tampilan website e-learning yang begitu menarik dan tidak membosankan, tidak kaku dan fleksibel, bahkan tidak rumit dalam pembelajaran. 

Selanjutnya pembaharuan dengan adanya tes awal pertemuan dan tes akhir pertemuan yang memungkinkan mahasiswa bisa menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan oleh dosen, lalu adanya modul digital, video pembelajaran, artikel riset maupun website relevan yang sudah disiapkan oleh dosen untuk menambah wawasan pengetahuan mahasiswa. 

Tidak lupa di akhir sesi perkuliahan, dosen menyiapkan forum diskusi dan tugas terstruktur untuk mahasiswa kerjakan. Tidak hanya itu, dosen akan menyiapakan link Google meet kepada mahasiswa pada setiap awal bulanya, sehingga mereka bisa dinilai oleh dosen secara objektif. Akan tetapi sering sekali sistem pendidikan jarak jauh menyebabkan berbagai persoalan salah satunya di antara dosen maupun mahasiswa masih kesulitan dalam menggunakan atau mengoperasikan aplikasi daring tersebut.

dokpri


Sistem pembelajaran online atau daring pada masa pandemi ini sangat membawa dampak positif dan berpengaruh secara signifikan dalam dunia pendidikan yang mana apakah dari adanya penggunaan teknologi mampu menggantikan peran pengajar manusia atau justru pengajar tidak akan bisa digantikan oleh teknologi seperti "robot" walaupun itu secanggih apapun. 

Maka dalam pembelajaran daring atau via online ini dosen atau guru dituntut untuk melakukan inovatif dan kreatif dalam menggunakan media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan agar mampu menghilangkan rasa bosan kepada mahasiswa dalam keberlangsungan proses belajar-mengajar. Sehingga proses pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dalam mencapai tujuan yang sudah ditentukan oleh masing-masing guru maupun dosen.

dokpri

Salah satu kendala yang paling sering dan muncul pada pelaksanaan pembelajaran via online atau daring yaitu tidak adanya ketersediaan paket internet oleh para mahasiswa maupun kendala dalam akses sinyal yang kurang. Di mana wabah virus covid 19 ini tidak hanya menyasar dan menyerang dalam bidang pendidikan tetapi juga menusuk dan membuat bidang ekonomi menjadi turun sehingga para orang tua dari mahasiswa mengalami kesulitan dalam membeli kuota internet untuk perkuliahan mereka. 

Itu menjadi salah satu faktor beban yang memungkinkan para mahasiswa tidak betah untuk melakukan perkuliahan secara tetap dari yang memungkinkan orang tua pun bisa merasakan hal yang keberatan karena pengeluaran dari biaya pembayaran kuliah. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline