Deka Pratama (16 Juli 2003) adalah seorang pemuda yang sudah menjadi atlet pembalap motorcross, sebelum mendalami kisah tentang Deka Pratama. Riwayat Sekolah Dasar (SD) Deka Pratama di Kartika yang berada di Karyawangi, dan melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di SMPN 15 Bandung yang berada di Jl. Setiabudi, tidak berakhir di situ saja Deka juga melanjutkan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMA Labschool UPI Bandung. Deka Pratama memilik 2 (Dua) bersaudara ia anak pertama dari dua bersaudara dan adiknya yang bernama Dhafino Dordiano.
Deka Pratama salah satu pembalap motorcross yang dikenal di Bandung Barat dan telah mencapai prestasi di dunia motorcross nasional. Deka Pratama mulai mengenal dunia otomotif sejak usia yang masih muda berkat pengaruh dari ayahnya dan keluarga besarnya karena ayahnya dan keluarga besarnya orang - orang yang menyukai atau seorang pembalap motorcross dan juga penggemar motorcross. Namun awalnya hanya berpartisipasi dalam ajang balap lokal saja, semangat dan kegigihanya membawanya untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Awal Karier:
Deka Pratama membangun sebuah team yang bernama WMC Racing, WMC Racing adalah tempatnya deka untuk memperbaiki motornya seperti membuka sebuah bengkel, namun Deka juga membuka untuk sebuah umum jadi tidak hanya keperluan pribadinya. Deka pun mendapatkan pemasukan dari WMC Racing karena banyaknya motorcross yang masuk kedalam bengkelnya Deka untuk memperbaiki motor, namun disisi lain Deka pun mulai berlatih motorcross dari usia 10 tahun, mengikuti berbagai kompetisi motorcross pada usia 14 tahun sejak tahun 2017 dengan teamnya yaitu WMC Racing, berjalanya waktu Deka pun selalu berlatih dengan giat dan selalu mengikuti kompetisi motorcross main di kelas 150cc pada akhirnya Deka pun menjuarai di peringkat 3 dan 4. Keberhasilannya tersebut membawanya ke kelas yang lebih tinggi, dan ia mulai dikenal sebagai salah satu pembalap muda yang memiliki potensi yang besar.
Karier Profesional:
Pada usia 16 tahun selang 2 tahun lamanya Deka berlatih, akhirnya Deka di rekrut oleh team DKRacing pada tahun 2019, Deka memutuskan untuk berkompetisi yang lebih besar eventnya dan langsung menunjukan kemampuan yang luar biasa karena kompetisi ini cukup besar maka dari itu Deka pun memfokuskan dan membuktikan selama ia berlatih yang sungguh - sungguh. Pada musim perdananya di event yang besar ini, ia meraih posisi yang cukup mengesankan, meskipun persaingan di kelas yang tinggi ini sangat berat. Keberhasilannya yang paling mencolok terjadi pada tahun 2021, ketika ia berhasil meraih podium 1,3, dan 5 pada kelas 150cc - 180cc. Deka juga tidak lupa untuk terus berusaha latihan fisik dan latihan motorcross karena ia ingin lebih baik lagi dan selalu mengikuti kompetisi motorcross.
Pada tahun 2022 usia 20, Deka Pratama di rekrut oleh team Hudgraphix, ia mulai berlatih motorcross dan berlatih fisiknya dengan serius lagi karena kelas ini sangat berat, ia juga selalu mengikuti kompetisi motorcross dengan kelas 180cc - 250cc all hasil ia berhasil meduduki podium 1,2, dan 3, pada tahun 2023. Pada akhirnya di tahun 2024 Deka Pratama masih selalu berlatih fisik dan berlatih motorcross karena di tahun 2024 ini ada kompetisi motorcross sangat lah besar eventnya, tidak dipungkiri dari hasil berlatih kerasnya Deka Pratama ini bisa menduduki podium 1 juara umum INDONESIA HARD ENDURO.
Kehidupan Pribadi Deka Pratama: