Lihat ke Halaman Asli

Myrna Fitria

Aku Berfikir dan Aku Berasa

Optimalisasi Aset BUMN/Des untuk Membantu Kehidupan Masyarakat dalam Situasi Wabah Corona

Diperbarui: 27 Juni 2020   06:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber live rumahonline

Mencermati kondisi saat ini yang mungkin akan terjadi beberapa bulan ke depan (melewati lebaran), para Pengusaha baik swasta maupun BUMN/Des perlu berpikir kreatif untuk mencari alternatif kegiatan usaha, selain untuk membantu perekonomian keluarga / perusahaan, juga untuk membantu masyarakat khususnya sektor UMKM dan ultra.

Dengan adanya tindakan pencegahan perluasan daerah terpapar virus Corona, mobilitas masyarakat dibatasi yang berdampak pada perekonomian. Masyarakat diharapkan tidak bepergian jauh, apalagi ke luar kota untuk mencegah perpindahan virus menyebar luas dan cepat ke daerah lain.

Padahal sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Warga Jabodetabek dan kota lainnya yang sudah terpapar virus, termasuk para pekerja Indonesia di luar negeri mulai diberikan pengertian agar tidak mudik. Dalam kondisi demikian, ada kebutuhan silaturahmi dan kebutuhan usaha yang tidak dapat dilakukan direct meeting in person. 

PT KAI /PT Pos/PT Telkom atau BUMN lain yang memiliki aset / kantor cabang yang tersebar di seluruh pelosok negeri dapat mengambil peluang menyediakan Virtual Meeting Room dengan fasilitas broadband yang memungkinkan adanya fasilitas video conference dilakukan di ruangan tersebut. 

Ruangan streaming virtual ini dapat difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat desa, pelaku ekonomi UMKM dan ultra mikro, para petani dan nelayan, yang ingin mencari nafkah berjualan produk usahanya dengan cara live online streaming yang langsung tersambungkan ke electronik market, dimana komunitas penjual dan pembeli bertemu virtual, baik dengan pembeli retail maupun para produsen barang UMKM, di dalam dan di luar negeri. 

Program ini untuk membantu para pelaku ekonomi ultra mikro, petani dan nelayan di pelosok daerah berpeluang luas mendapat customer baru di luar desanya. Ini adalah salah satu bentuk dukungan BUMN atas program giat ekonomi UMKM dan ultra mikro go global khususnya selama masa wabah. 

Distribusi barang dagangan dilakukan melalui Pos baik untuk pengiriman barang maupun pembayaran. BUMN yang memiliki banyak aset tersebar di banyak tempat dapat bersinergi dengan BUMN cluster transportasi, perbankan, telekomunikasi dan lainnya, untuk mempermudah process flow dari pemasaran, penjualan hingga delivery barang dari petani dan nelayan/para pengusaha umkm daerah, hingga barang diterima konsumen retail maupun produsen.

Sumber markeeter.com

Selain itu, program mentorship pemberdayaan dan peningkatan kualitas produk UMKM juga dapat diberikan secara live streaming oleh para relawanan Pengusaha, LSM, aktivis, ataupun instansi perbankan yang menyaluran KUR. 

Bahkan Proses pendaftaran sampai persetujuan kredit usaha rakyat nantinya dapat dilakukan seamless dengan memanfaatkan IT mulai pengajuan sampai pencairan dan pengawasan laporan keuangan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline