Motif batik Gajah Oling kini resmi tercatat sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) asli dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Pencatatan Motif batik Gajah Oling ini dilakukan setelah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menerbitkan surat Inventarisasi Kekayaan Intelektual (KIK) untuk motif ikonik ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuwangi, Sugirah, mengungkapkan rasa syukurnya atas pengakuan Motif batik Gajah Oling ini.
"Kami sangat bangga. Motif batik Gajah Oling kini sah diakui secara hukum sebagai warisan asli Banyuwangi. Kami akan terus mendorong motif-motif lain untuk segera dicatatkan," ujar Sugirah, Minggu.
Motif Gajah Oling adalah simbol bahwa batik telah lama menjadi bagian dari identitas seni dan budaya Banyuwangi.
Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab besar untuk melestarikan warisan ini.
Sebagai bentuk komitmen melestarikan batik, Banyuwangi akan menggelar Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2024.
Sugirah menyebutkan bahwa festival ini bertujuan memajukan industri batik lokal.
Di tahun 2024, BBF akan mengusung motif lawas bernama Jenon, salah satu motif batik khas Banyuwangi yang sarat makna.
Sejak pertama kali digelar pada 2013, BBF rutin menampilkan beragam motif batik lokal.