Lihat ke Halaman Asli

Prycilia Grace Nicole Suoth

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Massa dan Digital

Memahami Perbedaan Analog dan Digital pada Media

Diperbarui: 21 September 2020   16:21

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi media digital vs media analog. Sumber: linkedin.com

Apakah media analog dan media digital memiliki perbedaan yang signifikan? Pada artikel ini, kita akan melihat perbedaan keduanya melalui karakteristik penulisan pada media digital.

Apa yang terlintas di kepala kalian ketika mendengar istilah media analog?

Mungkin kalian menghubungkan kata 'analog' dengan kuno, tradisional, atau ketinggalan zaman.

Media Analog dan Media Digital
Secara sederhana media analog dapat dipahami sebagai media yang terlihat bentuk fisiknya.

Contoh dari media analog adalah media cetak seperti majalah dan koran, serta media penyiaran seperti radio dan televisi.

Media digital atau new media adalah media yang menggunakan internet dan teknologi computer untuk dioperasikan.

Contoh dari media digital adalah situs-situs web yang sebagian besar adalah bentuk digitalisasi dari media analog.

Untuk memahami media digital lebih lanjut, penulis akan membahas kriteria penulisan media digital berdasarkan buku karangan Brian Carroll yang berjudul Writing for Digital Media.


Media terus mengalami perubahan karena adanya perkembangan teknologi internet. 

Internet seolah menjadi sebuah kebutuhan utama manusia dalam menjalani kehidupan di era digital ini. 

Internet memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas manusia, salah satunya adalah dalam menerbitkan artikel di situs web.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline