Lihat ke Halaman Asli

Kepada Kasir Minimarket, Hati-hati Kawanan Rampok Pulsa!

Diperbarui: 18 Juni 2015   04:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Setelah modus sms "mama minta pulsa" sirna, kini muncul kawanan rampok pulsa. Para perampok pulsa ini sasarannya adalah penjual pulsa, khususnya di kasir minimarket macam Alfamart atau Indomaret.

Modus rampok pulsa ini sempat saya pergoki ketika mudik ke Jawa lewat jalan pantura. Pada H-1 lebaran sekitar jam 9 malam, lepas dari kota Pekalongan kami mampir ke minimarket untuk belanja minuman. Pengunjung minimarket ramai sekali. Ada dua kasir dibuka untuk melayani transaksi. Dan dua-duanya ramai dengan sekitar  10 orang yang antri.

Saat membayar belanjaan, saya menyimak keributan di kasir sebelah. Seorang pengunjung wanita (sekitar 25-30 tahun), ngotot tidak mau membayar pulsa senilai Rp.50.000 yang telah dikirim si kasir minimarket ke no. hp-nya. Alasannya, wanita tersebut beli Rp.5.000, dan kalau si kasir minimarket kasih pulsa Rp.50.000 itu artinya kasirnya yang salah.

"Tadi kan saya bilang beli pulsa 5", wanita tersebut sambil menyodorkan lima jarinya.

Dalam kondisi ramai dan musim mudik, mungkin si kasir menafsirkannya 50.000, maka ditransferlah pulsa senilai Rp.50.000,-

Persoalaan mestinya selesai, andai wanita tersebut menyetujui permintaan si kasir untuk membayar kekurangannya sebesar Rp.45.000.

Anehnya, wanita itu tetap ngotot tidak mau membayar kekurangannya.

"Ibu, tolong bayar kekurangannya. Kalau tidak, saya nombok... bu", ratap si kasir minta dikasihani.

Mendengar ratapan demkian, wanita tersebut cuma mlongo merasa tidak bersalah sambil menjawab datar, "Saya tidak ada duit".

Mendengar jawabannya, spontan saya ikut campur dan mengusulkan ke kasir, "Mbak, coba minta hp-nya. Lalu transfer lagi kelebihan pulsanya".

"Hp saya tertinggal di rumah!" sahut wanita itu tiba-tiba.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline