Duka tak berhenti datang,
Berbilang bulan tak jua hengkang,
Bencana yang tak diundang,
Kenapa betah melenggang?
Aturan tak tegas,
Atau kita yang abai,
Semua berdalih,
Lidah paling mudah menjilat ludah,
Pengorbanan tak lagi penting,
Semua menyelamatkan diri masing-masing,
Semua mengutamakan golongan masing-masing,
Sebodo amat yang penting selamat,
Semua abai,
Semua terbuai,
Semua lalai,
Hingga melayang helai demi helai,
Bahaya,
Tidak bahaya,
Waspada,
Santai semata,
Duka,
Berjilid bergelombang,
Kenapa bisa?
Di mana asa?
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI