Lihat ke Halaman Asli

Patar Simatupang

Berdoa dan Bekerja

Semangat Juang Pemuda/i Menjunjung Kesatuan di Negeri Sendiri

Diperbarui: 20 April 2021   10:43

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS


   Kekuatan, penggerak, dan Semangat juang adalah salah satu kunci Dasar untuk mempertahankan kesatuan Di Negri yang sangat kita cintai ini. Dimulai dari kita untuk kita dan untuk semua, karena Pancasila Harus dipertahankan sampai titik darah penghabisan demi indonesia yang Merdeka. Terbukti bahwa Pancasila Sebagai sumber kekuatan Indonesia, karena Pancasila telah Mempersatukam,menyatukan dan Sebagai simbol Semangat Indonesia.
     

  Dan untuk itu hal yang paling sempurna untuk memulai semangat Penggerak itu adalah dari Pemuda pemudi bangsa indonesia, dari semua golongan Pendidikan dimulai dari SD,SMP,SMK/SMA dan begitu juga Mahasiswa, dimana mereka harus mengambil peran penting dalam tahap awal untuk memulai Generasi yang Gemilang untuk Indonesia, dengan Tujuan menjunjung Tinggi Bhinneka Tunggal Ika.  


    Pada saat ini jelas begitu banyak tantangan baru masuk ke Negri yang sangat kita cintai ini, Terkhususnya tentang merusak bagian terpenting dari sebuah negara yaitu Kesatuan. Dimana jelas ini tertulis Di Sila 3 Pancasila, yaitu : 3. Persatuan Indonesia. 

 
    Dan salah satu tantangan terdahulu dimulai pada masa orde lama hingga baru , Pancasila mendapat tantangan dari dalam negeri sendiri,para penghianat negara yang mau menjatuhkan Pancasila. Dimana Kekejaman PKI , yang mau menggantikan Pancasila dengan ideologi komunis berhasil ditumpas oleh Soeharto , dan diperingatkan 30 September sebagai hari kesaktian Pancasila.


   Dimana terdahulu begitu luar biasa Pengorbanan para Pahlawan untuk Membentuk Pancasila, dan Pertama kali Pancasila berasal dari gagasan Mr. Muh. Yamin , Ir. Soekarno dan Mr. Soepomo , setelah dirumuskan bersama lagi serta hasil keputusan Pancasila disahkan 18 Agustus 1945. Seperti itulah begitu cintanya para pahlawan kepada kita para Generasi Generasi muda bangsa, mereka Membentuk dan membuat dasar Negara untuk kita teruskan dimasa depan dan pastinya Harus dipertahankan.


    Dan sekarang tantangan baru mulai bermunculan dimulai dari KKB Papua atau kelompok kriminal bersenjata di papua, yang dimana salah satu tujuan terdahulu mereka ingin menyuarakan Kemerdekaan, tapi sayangnya hingga saat ini pergerekan mereka semakin parah hingga menimbulkan teror dan menggangu kesatuan Indonesia


   Dan tidak sampai situ juga, ada juga beberapa Tantangan yang terdapat pada masyarakat serta aparatur pemerintah diindonesia sendiri. Misalnya pada kurangnya rasa persatuan untuk saling menerima serta menghargai sebagai contoh ada begitu banyak kasus kasus penutupan rumah ibadah minioritas dibeberapa daerah diindonesia yang tentu menimbulkan perpecahan dan kurangnya sikap saling menghargai untuk sebuah persatuan kebhinekaan.


   Kemudian pada aparatur pemerintah yang sering membangun perusahaan,namun dengan sengaja tidak membayar pajak serta menyembunyikan jumlah harta kekayaannya pada negara, dan begitu pula pada kasus korupsi, penyelewengan ini ada begitu banyak dilakukan oleh aparatur pemerintah mereka menikmati fasilitas negara dengan seenaknya mengambil hak rakyat padahal ada begitu banyak masyarakat indonesia yang masih hidup dibawah garis kemiskinan namun tidak mendapat perhatian khusus pemerintah yang tentu saja tidak sesuai dengan bunyi Sila ke 5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


  Jelas begitu banyak lagi tantangan bagi negri kita untuk menerapkan bahwa pancasila sebagai Dasar terpenting Negara, maka dari itu ayo mari kita semua membangkitkan Rasa Cinta yang sangat dalam untuk Pancasila, memulainya dari Hati dan perasaan kita untuk menerapkannya dan paling terpenting adalah Memahaminya. 

Terima kasih,

 Patar Simatupang




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline