Hey,sesosok awan tipis yang dingin
Mengapa biarkan tubuhmu terus melayang tak tentu arah
Kemarilah,dekap aku dalam dinginmu
Lindungi dari gersangnya duniaku
Aku butuh dinginmu
Biarlah masuk ke pori-pori kulit batangku
Hingga hilang dahagaku
Tolong,sejukkan sedikit saja tubuhku yang terpapar radiasi dunia yang kian tak bersahabat
Selimutilah diriku,sampai kau menjadi tetes embun di ujung daun-daun ku
Bersama kita ciptakan harmoni dalam orkestra alam yang rumit
Peterongan,24 desember 2017
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI