Kita ketahui, bahwa amalan seorang hamba akan terputus ketika nyawa telah sampai di tenggorokan. Sebagaimana telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW bahwa amalan orang yang telah meninggal sudah terputus kecuali shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta doa anak yang soleh.
Pertanyaannya, apakah seorang mayit masih bisa mendapatkan kebaikan dari kerabatnya yang masih hidup selepas dari tiga amalan yang telah disebut oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadisnya?
Sebagaimana dikatakan oleh Syekh Islam dalam kitab 'Taudihul Ahkam', para ulama bersepakat bahwa ada 4 amalan yang pahalanya akan sampai kepada mayit apabila diniatkan untuknya;
1) Do'a dan Istighfar
2) Sodaqoh
3) Haji dan Umroh
4) Puasa
Akan tetapi, para ulama berbeda pendapat dalam Ibadah Badaniyyah Mahdhoh (ibadah yang murni gerakan fisik tanpa dicampuri dengan komponen lainnya) seperti solat dan tilawah alquran. Apakah pahalanya juga akan sampai kepada mayit?
1. Mazhab Hambali dan Jumhur Ulama
Pahala yang dikirimkan oleh seorang yang masih hidup kepada mayit berupa amal soleh (semua amalan) akan sampai.