Lihat ke Halaman Asli

Nurfadhilah Rahmi

Mahasiswa KKN UNNES

Kombucha, Apa Itu?

Diperbarui: 14 Agustus 2023   21:49

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Kombucha berasal dari  Manchuria  pada  dinasti  Tsin  (220  SM)  yang  digunakan sebagai  minuman  detoks  dan  energi.  Pada  tahun  414  M  kombucha  dibawa  ke  Jepang  yang digunakan untuk menyembuhkan     masalah     pencernaan     Kaisar     Inkyo. “Kombu” berasal dari nama seorang tabib dan “cha” merupakan bahasa cina yang memiliki arti “Teh”. 

Di  Indonesia  kombucha  dikenal  sebagai  jamur  teh  atau jamur  dipo  dan  mulai  populer dikonsumsi. Teh kombucha menjadi minuman tren dan diminati konsumen karena memiliki banyak  khasiat  bagi  kesehatan antara  lain  sebagai  antioksidan,  antibakteri,  memperbaiki mikroflora  usus,  dapat  meningkatkan  ketahanan  tubuh  dan  menurunkan  tekanan  darah (Khaerah & Akbar, 2019). 

Khasiat   tersebut   dikarenakan   adanya   kandunganasam   laktat,   asam   asetat,   asam glukoronat, asam usnat, asam sitrat, asam oksalat, asam malat, asam glukonat, asam butirat, asam nukleat, asam kondroitin sulfat, dan asam hyaluronat merupakan kelompok asam yang terkandung   dalam   minuman   teh   kombucha.   

Selain   itu,   minuman   teh   kombucha   juga mengandung  vitamin  B1,  B2,  B6,  B12,  asam  folat  dan  vitamin  C,  selain  beberapa  asam amino essensial,  dan  berbagai  enzim  penting  yang  memiliki  banyak  manfaat  bagi  tubuh (Ayu et al., 2020).

MANFAAT TEH KOMBUCHA

Teh kombucha telah diklaim oleh pengkonsumsi teh kombucha dari seluruh dunia sebagai minuman yang memiliki efek bagi kesehatan tubuh manusia. Minuman teh kombucha disebut sebagai minuman pendukung kesehatan karena minuman ini terbukti memberikan dampak positif bagi fisiologis tubuh manusia.

1. Antioksidan, antimikroba, antidiabetes, antikanker, hepaprotektif dan antiinflmasi

Teh Kombu mengandung polifenol, flavonol, katekin, kafein, katekin galat, adenin, theobromin, theophilin, asam galat, tanin, dan gallotannin, yang memiliki sifat antioksidan tinggi yang mampu menangkal radikal bebas yang ada di tubuh manusia.

2. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

Menurut penelitian pada tahun 2015 dan terbit pada Jurnal Pharmaceutical Biology, menyebutkan bahwa kombucha bisa menurunkan level kolesterol pada tikus. Dengan turunnya level kolesterol tersebut, risiko penyakit jantung bisa diturunkan.

3. Rematik

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline