Rezim baru Suriah dukungan Turkiye terus membenahi dirinya dalam berbagai aspeknya,para delegasi diplomat rezim baru Suriah pimpinan PM.Mohammad Al Bashir yang diangkat oleh Abu Mohammad Aljulani sebagai pemimpin pemerintah transisi setelah menggulingkan rezim Basar Al Asad Minggu 8 Desember 2024 telah menerima kunjungan para diplomat EU terutama Jerman dan Perancis ,dan juga Ukraine untuk menormalisasi hubungannya dengan rezim baru Suriah.beberapa kedutaan besara sudah dibuka kembali di Damascus,terutama sekali Turkiye,Perancis dan beberapa negara lainnya .Kini para delegasi diplomat Suriah mengunjungi beberapa negara Arab seperti Qatar,Arab saudi ,UAE dan tentu saja kunjungan tersebut akan terus dilakukan terutama keseluruh negara-negara Arab lainnya.
Sementara Turkiye sudah menjanjikan mendukung rezim baru Suriah sepenuhnya dalam berbagai aspek,politik,ekonomi dan juga Turkiye akan melatih aparat keamanan rezim Suriah.Presiden Turkiye ,Recep Thayyeb Erdogan mengatakan bahwa Turkiye mendukung keutuhan wilayah kedaulatan Suriah berasamaan menentang setiap upaya pemecah belah keutuhan Suriah termasuk menganeksi wilayah Suriah.Turkiye juga menyerukan kepada negara EU dan AS supaya meninjau kembali status teroris HTS dan mencabut berbagai sanksinya terhadap Suriah,supaya rezim baru Suriah mampu mengurus diri mereka sendiri menjadi negara yang berdaulat dan mandiri .
Akan tetapi perkembangan kearah positif yang sedang terjadi di Suriah justru tidak disenangi oleh rezim Zionis yahudi Azkenazine ,bahkan Tel Aviv mulai dihinggapi kekhawatiran dan rasa ketakutan jika Suriah menjadi negara yang kuat bisa mengancam negara Zionis yahudi Azkenazine tersebut.Rezim Yahudi Azkenazine memang tidak menghendaki negara-negara Arab itu kuat ,akan tetapi lebih senang sekiranya bangsa Arab itu terpecah belah lemah hingga mudah diatur oleh AS proksi rezim Yahudi Azkenazine tersebut.
Kekhawatiran rezim Zionis yahudi Azkenazine mulai tampak ketika komite Nagel mengusulkan peningkatan anggaran pertahanan NIS 15 Milyar Dolar setiap tahunnya kedepan.Usulan tersebut sudah dikirimkan kepada PM.Benyamin Netanyahu,Menhan Yesrael Kanz dan Menkeu Zebalel Smotrich.Menaggapi permintaan peningkatan anggaran pertahanan oleh NIgel itu,PM.Benyamin Netanyahu yang juga ketua partai ekstrimis sayap kanan Likud mengatakan memang Republik Islam Iran berbahaya yang selalu mengancam keamanan rezim Zionis yahudi Azkenazine ,namun tidak kurang bahayanya ancaman yang datangnya dari Turkiye.
Perkataan PM.Benyamin Netanyahu tersebut sepertinya merespon ucapan Presiden Turkiye Recep Thayyeb Erdogan 28 Juli 2024 dimana saat itu mengatakan"Sama seperti kita memasuki Nagorno Karabakh ,seperti kita memasuki Libya ,kita dapat melakukan hal yang sama kepada mereka.Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan .Kita hanya harus menjadi kuat "ujar RecepThayyeb Erdogan .Pernyataan Recep Thayyeb Erdogan segera menimbulkan kemarahan rezim Zionis Yahudi Azkenazine dengan menebarkan ancamananya kepada Recep Thayyeb Erdogan pemimpin salah satu negara anggota NATO.PM.Benyamin Netanyahu mengutuk ucapan tersebut,serta menyerukan supaya Turkiye dikel;uaarakan dari aliansi NATO .Menhan Zionis Yahudi Azkenazine ,Yesrel Kant mengatakan bahwa Recep Theyyeb Erdogan akan mengalami nasib serupa dengan mantan Presiden Iraq Saddam Hussein jika meneruskan langkahnya terkait Palestina.
Memang tahun 2003 AS bersama sekutunya menginvasi Iraq secara illegal dengan alasan sengaja dibuat-buat oleh AS dan sekutunya bahwa Saddam Hussein memiliki senjata nuklir,yang kemudian terbukti salah.Namun demikian Saddam Hussein yang tertenagkap tahun 2006 dieksekusi mati diting gantunan oleh rezim Iraq.Sementara pasukan AS masih tetap menduduki wilayah Iraq dalam konteks mendukung negara Zionis Yahudi Azkenazine yang seperti tumor ditengah-tengah bangsa Arab .Bagi negara Suriah yang secara intensif membenahi dirinya dengan sistem demokrasi menghormati berbagai kelompok minoritas yang ada di Suriah sebagai upaya untuk meyakinkan AS dan sekutunya agar segera mencabut berbagai sanksi terhadap Suriah.
Kesibukan rezim baru Suriah dalam membenahi dirinya justru dimamfaatkan oleh rezim Zionis Yahudi Azkenazine untuk menyerang berbagai situs militer warisan rezim Basar Al Asad sebelumnya.Dalam konteks ini Tel Aviv telah menghancurkan ratusan situs militer Suriah bersamaan menduduki zona penyangga wilayah Suriah.Kekejian yang dilakukan oleh rezim Zionis yang kononnya untuk menghancurkan persenjataan warisan rezim Basar Al Asad supaya tidak jatuh ketamngan teroris.Ketakutan rezim Zionis Yahudi sengaja dibuat sebagai alasan untuk memperpelemah Suriah ,namun demikian kali ini kelihatannya rezim Zionis Yahudi Azkenazine harus lebih berhati-hati karena rezim baru Suriah didukung oleh Turkiye .Sekiranya Tel Aviv terus menerus menduduki wilayah Suriah tidak mustahil akan menimbulkan kemurkaan Ankara,dan ribuan pasukan Turkiye sejak lama sudah berada diperbatasan Turkiye-Suriah yang bisa saja memancing konfrontasi langsung dengan Turkiye .
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H