Lihat ke Halaman Asli

Dr. Nugroho SBM MSi

Saya suka menulis apa saja

Sang Lelaki Bagai Kertas Putih

Diperbarui: 21 Oktober 2021   23:43

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber gambar: pixabay.com

Sang lelaki mengambil kertas putih dan pena,  hendak menulis puisi.

Tiba-tiba ia tersadar bahwa ia pun seperti kertas putih yang belum terisi

Seperti dirinya, kertas putih itu rapuh berhadapan dengan api. Jilatan api sesedikit apapun akan membuat kertas habis terbakar tak berarti. Demikian pula sang lelaki, ketika panas bara cinta menerpanya, luluh lantaklah segenap pikiran dan lumpuhlah hati.

Begitu pula kertas putih itu akan mudah larut dalam air sungai. Begitupun sang lelaki akan mudah larut dalam kesedihan jika sang gadis pujaannya terkungkung kesedihan hati.

Kertas putih ituun akan mudah ternoda oleh setitik tinta dari ujung jari. Sang lelaki juga mudah ternoda oleh godaan-godaan dunia meski itu sangat kecil dan tak berarti.

Maka supaya kertas putih itu bernilai, haruslah di atasnya ditulis puisi indah mahakarya yang akan menyejukkan hati. Sang lelakipun memotivasi diri agar hidupnya juga bagai puisi indah yang ditulisnya sendiri.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline