Lihat ke Halaman Asli

Puisi | Masa

Diperbarui: 3 Juni 2020   20:07

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Perkara huru hara
Manusia dalangnya
Perkara jatuh bangun
Tuhan adanya

Bukankah pilihan selalu ada?
Tepuruk atau bangkit
Mencuat atau tenggelam
Berlari atau terdiam

Bukankah kesempatan juga selalu ada?
Lalu untuk apa menunggu
Beradu pada waktu
Hingga masa jadi benalu

Konon katanya kodrati
Namun beranjakpun tidak
Hingga pada masanya
Hancur ada padanya

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline