Lihat ke Halaman Asli

Nadia GaluhPrasantiningrum

Mahasiswa S1 Matematika

Mahasiswa KKN Undip Perkenalkan Program "SIGMA" dan "MATRIK" untuk Mengatasi Permasalahan di Masa Pandemi

Diperbarui: 10 Agustus 2021   16:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gambar 1. Infografis mengenai Prediksi Persebaran Covid-19 (dokpri)

Congkrang, Temanggung (10/08/2021) - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro berlangsung sejak 30 Juni hingga 12 Agustus 2021 dengan mengusung tema "Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata". Pelaksanaan KKN Tim II Periode 2020/2021 kali ini masih sama seperti sebelumnya yakni di kampung halaman masing-masing mahasiswa karena adanya pandemi COVID-19 yang masih merebak. Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia menjadikan segala kegiatan masyarakat harus dibatasi untuk meminimalisir kasus penyebaran. Ditambah lagi belakangan ini di Indonesia kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sehingga pemerintah memutuskan untuk memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan menjadi kendala utama dalam upaya pencegahan COVID-19, ditambah beredarnya kabar simpang siur yang membuat banyak masyarakat masih takut untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Sehubungan dengan itu, Nadia Galuh Prasantiningrum salah satu mahasiswi S1 Matematika KKN Undip asal Temanggung melakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Covid-19 dengan program bernama "SIGMA" yang merupakan singkatan dari Sosialisasi Infografis Covid-19 Kepada Masyarakat.

Dalam rangka upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar terhadap COVID-19, Mahasiswi Undip ini melakukan sosialisasi kepada warga Dusun Balekerso RT 01/RW 01,Desa Congkrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung mengenai pentingnya vaksinasi dan prediksi penambahan COVID-19. Adapun serangkaian kegiatannya sebagai berikut.

Kegiatan pertama yaitu meramalkan jumlah penambahan COVID-19 untuk tanggal 29 Juli -- 31 Agustus 2021 menggunakan metode pemulusan eksponensial tripel satu parameter tipe brown dengan alfa 0,17 dan meringkasnya kedalam bentuk infografis agar mudah dipahami oleh masyarakat.

Kegiatan kedua yaitu membuat infografis mengenai vaksinasi COVID-19 guna mengurangi keraguan dan ketakutan masyarakat untuk melakukan vaksin.

Gambar 2. Infografis mengenai Vaksinasi Covid-19 (dokpri)

Selanjutnya kegiatan terakhir yaitu melakukan sosialisasi door-to-door kepada warga sekitar, menempel infografis ditempat yang strategis dan membagikan masker serta handsanitizer guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan.

Gambar 3. Sosialisasi door-to-door mengenai Covid-19 kepada masyarakat sekitar (dokpri)

Gambar 4. Perijinan kepada Kepala Desa Congkrang untuk penempelan infografis (dokpri)

" Proker yang adek-adek KKN buat ini bagus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya Desa Congkrang terutama mengenai vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan 5M guna menanggulangi COVID-19 ini agar tidak menyebar di Desa Congkrang ini." ujar Bapak Sugeng Jumadi selaku Kepala Desa Congkrang menanggapi proker yang telah dijalankan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline