WFO Saat Ada COVID-19 Delta? Coba Tips Jaga Imun Agar Tetap Kuat Ini!
Meledaknya kasus COVID19 di Indonesia kembali membuat kekhawatiran bermunculan lagi. Apalagi di sejumlah wilayah di Indonesia dikabarkan sudah ditemukan varian Delta yang datangnya disebut dari India ini.
Di tengah kondisi pandemi yang masih menjadi kekhawatiran ini ada banyak dari masyarakat yang terpaksa masih harus menjalani Work From Office (WFO) atau bekerja di kantor. Tentunya sangat penting tetap menjalankan protokol kesehatan sebagaimana seharusnya tanpa terkecuali.
Namun, selain itu juga sama pentingnya menjaga sistem imun dalam diri untuk lebih kuat. Terutama lebih kuat dalam menghidari dari terpapar covid-19. Ini dia beberapa cara yang bisa dipraktekkan untuk tips jaga imun tetap kuat!
Dilasir dari The Guardian, menurut Profesor Imunology dari University of Manchester, Sheena Cruickshank, untuk bisa menerapkan tips jaga imun tetap kuat, pertama-tama harus memahami dahulu bagaimana kekuatan imun yang dimilikinya.
Menurut Sheena, sistem imun memiliki titik buta. Artinya, respon imun yang tidak bisa mengenali virus atau kuman tertentu. Untuk itu Sheena menekankan gaya hidup yang sehat bisa memastikan pertahanan tubuh yang bisa lebih kuat dalam menghadapi virus-virus asing yang datang.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Akankah PTM Tetap Digelar Juli Mendatang?
Tips meningkatkan imun tubuh, caranya:
1. Konsumsilah makanan berserat tinggi
Menurut Presiden British Society for Immunologi dan Profesor di University of College, London, Arne Akbar, seperti dilansir kompas.com, manusia ini hidup dalam hubungan simbiotik dengan bakteri ususnya.
Mikroba ini tidak hanya membentuk pelindung bagi tubuh tetapi juga menciptakan program sistem imun. Contohnya, hewan yang dengan hasil perkembangbiakan tidak memiliki mikrobioma akan cenderung memiliki sistem imun yang rendah.
Pada orang dengan usia lanjut dan memiliki penyakit rendahnya sistem imun ditandai dengan peradangan seperti alergi, asma, diabetes, ini dikarenakan kecenderungan memiliki mikrobioma usus yang kurang bervariasi.