Lihat ke Halaman Asli

Nada Nadira

Mahasiswi IAIN Jember, Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 1,Fakuktas Adab dan Humaniora

My Country's Hope Depent On My Narion Acts

Diperbarui: 10 Desember 2019   11:13

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

NKRI? bukankah suatu kata yang asing bukan ditelinga kita. Terkadang ada warga Indonesia tidak tau apa kepanjangan dari NKRI, Bukankah hal yang miris bukan?. Lalu bagaimana kita berharap kepada Bangsa Indonesia sedangkan bangsanya sendiri tidak bergerak untuk maju. 

Banyak warga yang berharap ini dan itu kepada Indonesia, tanpa mereka sadar bahwa perubahan Indonesia terletak pada pemegang Bangsa ini.

Kita berharap Indonesia bisa segala hal, bisa maju, canggih. Sebenarnya harapan kita bukan pada Indonesia, akan tetapi kepada Bangsa Negara Indonesia yang menjadikan harapan untuk Indonesia.

Perlu digaris bawahi, dawuhnya Gus Muwafiq : Indonesia terdapat puluhan bangsa yang dipikul satu Negara, sedangkan di Eropa puluhan Negara dipikul dalam satu bangsa. Sehingga tidak mengenal adanya perbedaan. Sedangkan bangsa yang ada di Indonesia sangat banyak, ada bangsa Madura, bangsa Jawa dan lain sebagainya. 

Banyak hal-hal yang menyeleweng dari peraturan negeri, itu sudah tugas kita untuk bagaimana orang-orang agar tidak melakukan hal tersebut.

Untuk bapak pejabat, bukannya aku buta dan tuli dalam menyikapi masalah ini, bukannya aku tidak tau apa yang terjadi, bukannya aku bodoh dalam hal menyikapi kasus yang terjadi. Aku sadar, aku hanya rakyat kecil yang mana suaraku tidak akan pernah terdengar ditelinga para pejabat tinggi Negeri.

Kepada para pejabatku, tolong, lihatlah ke bawah masih banyak rakyat yang harus engkau Ayomi, masih banyak masyarakat miskin yang mengaharapkan bantuan dari Negara. Tolong dengarkan keluh kesah kami untuk bersikap jujur dan tidak korupsi. 

Untuk Polisi di Negeri ini, lindungilah masyarakat, Ayomi masyarakat agar masyarakat tidak salah faham kepada engkau. Agar masyarakat kecil tidak beranggapan bahwa engkau hanya membutuhkan uang kami.

Untuk para Dokter yang ada di Negeri ini, jangan bedakan pengguna BPJS dan mandiri. Masyarakat semua butuh pertolongan. Karena tidak mampu membayar kami tidak dihiraukan. 

Untuk para Guru yang ada di Indonesia ini, teruslah semangat, jangan menyerah untuk mencerdaskan anak bangsa, meskipun terkadang gajimu tidak sebanding dengan lelahmu.

Untuk para Mahasiswa yang ada di Indonesia ini, semangatlah belajar, jadilah mahasiswa yang aktivis dan kutu buku. Agar tidak ketinggalan informasi. Bukankan masyarakat mempercayakan kepada kita para mahasiswa untuk merubah Bangsa ini.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline