Lihat ke Halaman Asli

Muhamad Dzulkifli Alma

mahasiswa/pelajar

Perbedaan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan dalam Perspektif Sosial

Diperbarui: 11 Desember 2024   15:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Analisis Cerita Pemilih. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN DALAM SEBUAH PERSPEKTIF SOSIAL

Menurut Beni Ahmad Saebani dalam Ilmu sosial dasar (Bandung, Pustaka setia ,2023:205). Bahwasanya konsep desa dan masyarakat desa berbeda.Desa merupakan suatu kumpulan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan pada tingkat yang paling rendah dalam struktur pemerintahan,sedangkan masyarakat desa merupakan suatu komunitas sosial yang bertempat tinggal yang sistem pemerintahan nya di pimpin oleh kepala desa.

Desa merupakan tanah kelahiran dengan ciri khas jumlah penduduk yang  sedikit,kehidupan sederhana,tradisional dan selalu bergotong royong dalam melaksanakan fungsi sosialnya,masyarakat desa identik selalu mengutamakan kekeluargaan dan kekerabatanya yang kuat serta keterkaitan sumber daya alam yang sangat kental dalam upaya menghidupi kehidupanya sehari hari ,hal ini di buktikan  dengan banyaknya masyarakat desa yang Bertani dan berkebun.

Masyarakat desa juga masih identik dengan melaksanakan budaya, dengan dalih menganut kepada leluhur atau nenek moyangnya.Hal ini bertujuan supaya mereka tidak melupakan adat istiadat terdahulu yang di ajarkan oleh nenek moyangnya.

Menurut praturan pemerintah NO.27 tahun 2005,desa mempunyai wewenang dengan menyelenggarakan urusan pemerintah yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desanya sendiri,hal ini juga menjadi sebuah wewenang bagi Kabupaten/Kota yang di serahkan kepada desa itu sendiri.

Kota pada awalnya bukanlah tempat pemukiman,melainkan tempat pusat pelayanan yang di kunjungi banyak masyarakat desa dari berbagai daerah sehingga mengakibatkan berdirinya pusat-pusat pelayanan yang banyak yang di iringi dengan adanya urbanisasi penduduk desa untuk mencari kehidupan kota.di iringi dengan jumlah penduduk dari desa yang banyak urbanisasi dari tahun ke tahun mengakibatkan kepadatan di kota dan pelayanan pelayanan pun bertebangan dari mulai Pendidikan,Kesehatan,pajak dan pabrik industri.

Kata kota menurut Dafari Imam merupakan suatu pemukiman yang penduduknya relatif besar karena banyaknya masyarakat desa dari berbagai daerah berkumpul,dan hal ini menjadikan suatu dampak buruk karena kepadatan penduduk dan alur lalulintas terhambat.jika di lihat  konteks struktur sosial masyarakat kota dalam kehidupan  modern bersifat terbuka dan sukarela dengan pengembangan industrialisasi dan organisasi politik.ekonomi,sosial termasuk organisasi profesiaonal dan fungsional.

Jika melihat kehidupan masyarakat desa dan kota dalam konteks sosial sangat jauh berbeda,karena masyarakat kota mempunyai karakter idealis dan masyarakat desa karakternya sosialis,hal ini terbukti bahwa di kota sudah maju karena meraka pokus memikirkan dirinya, supaya tidak menyusahkan orang lain,dan masyarakat desa condong measih membutuhkan bantuan orang lain sebab untuk menunjang kehidupan sehari harinya aja masih kurang.

Hal ini juga menjadi sebab masyarakat desa masih kental dengan gotong royong,kekeluargaan dan kekerabatanya,sebagai bukti masyarakat desa tidak bisa hidup tanpa ketergantungan kepada orang lain,dalam segi aspek ekonomi masyarakat desa relevan kurang di bandingakan kota.di buktikan dengan adanya urbanisasi dari pedesaan yang berangkat ke kota dengan upaya bekerja dan menjalankan hidup yang lebih maju dari aspek ekonomi.

Meski ada perbedaan antara masyarakat desa dan kota masing masing memiliki tantangan masing masing,desa sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap teknologi dan pendidikan,sedangkan kota bergelut dengan polusi,kemacetan,dan tekanan hidup yang tinggi.Namun keduanya juga memiliki peluang untuk saling melengkapi,desa dapat menjadi sumber daya alam dan budaya yang kaya,sementara kota bisa menjadi pusat inovasi untuk mendukung pengembangan desa.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline