Lihat ke Halaman Asli

Mahasiswa PMM Kelompok 62 UMM Menyulap Kuliner Lokal: Pengenalan dan Branding Brownies Pisang

Diperbarui: 25 April 2024   20:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dok. pri

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh  kelompok 62 gelombang 7 pada tanggal 19 Januari 2024. PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Anggota kelompok tersebut terdiri dari Rizky, Muchammad Haris, Fina Alfiana, Shasa Fitriani, dan Sabrina Fairuza, yang berasal dari program Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang serta dibimbing oleh Ibu Dra. Dewi Nurjannah M.M selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 62 dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah sukses menyulap kuliner lokal dengan menghadirkan inovasi baru, yakni brownies pisang. Langkah ini bukan hanya memberikan sentuhan segar pada kuliner tradisional, tetapi juga merupakan upaya mendukung UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di sekitar kampus.

Dalam suatu acara spesial, mahasiswa PMM Kelompok 62 Gelombang 7 berkesempatan memperkenalkan dan membranding brownies pisang buatan UMKM setempat kepada para Ibu-Ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Dusun Jetak Lor, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Malang. Acara tersebut diisi dengan sesi pameran dan penjelasan mendalam tentang proses pembuatan brownies pisang serta manfaat ekonomi dari produk tersebut.

Tidak hanya menghadirkan produk, mahasiswa PMM juga memberikan pemahaman tentang strategi branding yang efektif kepada para pelaku UMKM. Penekanan diberikan pada pentingnya identitas merek, kemasan menarik, dan pemasaran yang kreatif untuk menarik perhatian konsumen.

Ketua kelompok mahasiswa, dalam sambutannya, menyatakan, "Kami ingin memberikan dukungan kepada UMKM lokal, khususnya yang bergerak di bidang kuliner. Melalui pengenalan dan branding brownies pisang ini, kami berharap para Ibu PKK dapat melihat potensi bisnis yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga."

Ibu-Ibu PKK yang hadir merespons antusias dan menyambut baik inisiatif mahasiswa PMM. Mereka terlibat dalam sesi tanya jawab, bertukar pengalaman, dan bahkan memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas produk. Para mahasiswa berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM brownies pisang.

Langkah kreatif ini menunjukkan peran mahasiswa dalam membangun sinergi positif antara akademisi dan masyarakat. Melalui kegiatan PMM, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Mahasiswa PMM Kelompok 62 Gelombang 7 UMM berhasil menyulap kuliner lokal menjadi potensi bisnis yang menjanjikan dan inspiratif bagi masyarakat setempat.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline