Lihat ke Halaman Asli

Mim Yudiarto

TERVERIFIKASI

buruh proletar

Puisi | Mencintaimu

Diperbarui: 14 Desember 2018   11:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

segiempat.com


Mencintaimu
sama dengan mengenakan sepatu
di pagi ketika aku terburu-buru
mengejar bus kota
di kota yang tak mengenal cinta

Mencintaimu
tak ubahnya ketika aku
memahat kerasnya batu
menjadikannya arca
lalu memajangnya di museum khusus tentang luka

Mencintaimu
seperti menyaksikan panorama pagi
melepaskan aroma tak kasat mata
dari bunga-bunga yang mekar
namun tak pernah memberi kabar

Mencintaimu
seakan memandu senja
pergi ke tempat tidurnya
lalu kita bertengkar karenanya
siapa yang lebih dulu menidurkannya

Mencintaimu
tak pernah sederhana
seperti memasuki belantara
bertemu banyak hal tak diketahui
namun tetap saja memutuskan untuk saling mencintai

Jakarta, 14 Desember 2018

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline