Lihat ke Halaman Asli

Mawin Asif

Penulis

Mengenal Penyair Tanah Air di Lagu Jason Ranti

Diperbarui: 5 April 2023   21:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Musik. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

Lagu pertama,
yang digubah oleh Jason Ranti ialah "Lagunya Begini Nadanya Begitu". Waw menurut saya itu lagu terlembut ketiga miliknya setelah lagu koko woyo dan takdir memanggil. Secara gamblang sebagian liriknya ditujukan kepada penyair Indonesia bernama Sapardi Djoko Damono. Kecintaan, ketakjuban, doa-doa yang tak seragam, diwakilkan oleh jeje untuk berterima kasih kepada beliau dari kiprah dan kontribusiya terhadap sastra di Indonesia.

"Oh pak sapardi ku hanya ingin ngopi dengan sederhana di bulan juni dengan murid cantikmu di UI"

Walaupun lagu ini secara ekplisit untuk pak sapardi, di lirik terakhir jeje menyelipkan nama satu penyair lagi angkatan '66 bernama Taufik Ismail. Beliau seorang penyair yang karya-karyanya sempat mewarnai sastra Indonesia. Sebagian karya beliau dipadukan dengan sentuhan spiritual, dengan begitu berdakwah sembari bersastra. Apalagi di zaman orba suasana genting dan keyakinan terkesan dikesampingkan.

Diketahui runtuhnya orde lama juga pada tahun 1965, sehingga menjadikan pembaharuan dalam periode sastra Indnesia. adalah angkatan '66 seperti lahir ditengah situasi polemik politik waktu itu. H.B. Jassin mengungkapkan, "Secara politis angkatan '66 telahir dari pergolakan politik. 

Kelahiran angkatan ini adalah peristiwa politik. Meski demikian, angkatan ini tetap memiliki nilai kesusastraan. Ciri dari karya angkatan ini adalah anti tirani, anti kezaliman, menegakkan kebenaran dan keadilan (Jassin 1968). Sumber : Geanalogi Sastra : Kapitalisme, Islam Dan Sastra Perlawanan, Okky Madasari.

"Belakangan ku ingin jadi penyair, karang senjata lawan taufik ismail. Bolak-balik seven eleven kutulis syair, sebab kurasa disana sangat spirituil"

Jason ranti pandai untuk masalah menghafal puisi, lagu-lagunya adalah puisi. Puisinya kerap ditulis di buku yang biasanya dibuat untuk keperluan keuangan, ciri khas tersebut saya liat sama dengan pak Sapardi Djoko Damono untuk media tulis yg digunakan. Beberapa lembar puisi di buku tersebut kemudian ia hafal, dicampur doa, intisari lalu dilagukan olehnya. Waw amajing.

Sedangkan untuk lagu kedua, nama penyair yang disebut jeje ini begitu terselip, jika tak teliti tentu banyak pendengar musiknya yang tak menyadari. Pada lagu berjudul "Sekilas Info" yang buktinya malah merangkum info-info yang tak sekilas. Bahkan relevan sepanjang zaman, seperti contohnya pada lirik;

"Britney Spears dan Pevita Pearce
Lari lebih kencang dari Nazaruddin
Oh panggilin Hotman Paris
Karena ternyata oh the police
Sudah sampai di depan gang
Di Sayyidan
Samping Apotik Kaliasin
Santa Monica Boulevard"

Kadang saya pun sampai kewalahan dengan nama-nama yang disebutkan oleh bang jeje. Sehingga sesekali saya browsing di mbah google, seperti info Britney Spears dan Pevita Pearce beberapa waktu lalu dikabarkan hilang yang membuat heboh jagad medsos.

Selanjutnya larinya Nazaruddin seorang tersangka suap kasus wisma atlet di Kemenpora, dari Indonesia, Singapura dan negara-negara lain sampai akhirnya berhasil tertangkap di Kolombia. Kemudian Hotman Paris salah satu pengacara di Indonesia yang ramai di beberapa kasus.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline