Lihat ke Halaman Asli

Maulida

Admin di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)

Raih Hati Pelanggan dengan Kelas Bikin Kolam Konsumen

Diperbarui: 2 September 2022   23:46

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: Freepik Edit by Canva

Kolam konsumen merupakan salah satu strategi marketing bagi penjual online. Mereka yang berjualan di Whatsapp, Facebook, Telegram atau platform komunitas lain semestinya paham efek dari membuat kolam konsumen terhadap peningkatan penjualan. Kolam konsumen menjadi salah satu sarana meningkatkan penjualan. 

Apa itu kolam Konsumen?

Pada dasarnya kata kolam konsumen atau kolam pelanggan ini sama seperti ketika melihat kolam ikan. Kolam ikan berisi sekumpulan ikan sedangkan kolam konsumen atau kolam pelanggan berisi sekumpulan konsumen atau calon pelanggan. Indari Mastuti dalam bukunya Bikin Kolam di Whatsapp Langsung Closing Gila-gilaan menerangkan kolam pelanggan adalah sekumpulan pelanggan dan calon pelanggan yang dikumpulkan dalam satu grup atau channel. 

Broadcast List di Whatsapp merupakan salah satu contoh kolam konsumen secara sederhana. Kolam konsumen dibuat dengan tujuan untuk mengumpulkan target market dan mensosialisasikan produk baru. Tujuan lain dibuat kolam yakni untuk branding diri atau produk. Dengan membuat kolam, penjual akan lebih leluasa melakukan promosi. 

Bagaimana Jika Tidak Mau Bergabung?

Indari Mastuti menerangkan dalam kelas bikin kolam konsumen yang dirintisnya, membuat kolam konsumen dapat melalui berbagai cara. Broadcast List atau BC List di Whatsapp merupakan salah satu bentuk kolam konsumen sederhana karena di BC List ini nantinya diklasifikasikan mana calon konsumen atau pelanggan yang merespon atau tidak merespon. Calon pelanggan yang merespon akan membalas dengan rasa ingin tahu.

Lebih praktisnya, kolam konsumen biasanya dibuat di grup-grup komunitas platform media sosial online seperti Whatsapp. Agar konsumen mau masuk ke grup, tentu bukan perkara mudah. Sebaiknya jangan memasukkan orang begitu saja ke dalam grup melainkan dengan memberikan broadcast terlebih dahulu. Ajak mereka bergabung dengan sharing yang akan diberikan di grup. Jika mereka tertarik mereka akan dengan sendirinya masuk ke dalam grup. 

Cari hal paling mudah yang penjual kuasai sebagai materi sharing. Sebaiknya sesuaikan juga materi sharing dengan produk yang dijual sehingga akan mempermudah closing. Cari lebih banyak orang agar grup dapat terisi. Semakin ramai grup semakin banyak interaksi yang terjalin sehingga semakin mudah bagi penjual untuk mengelola grup. 

Bikin Betah di Kolam

Jika sudah melakukan sharing, bikin betah penghuni kolam dengan banyaknya keistimewaan. Berikan challenge agar grup lebih hectic, berikan juga giveaway dan reward peserta teraktif. Dengan keistimewaan ini grup akan semakin ramai dan penghuninya juga akan semakin betah. Hadiah giveaway atau reward dapat berupa e-book atau hal lain yang tidak memangkas profit produk yang dijual.

ilustrasi-kolam-konsumen-freepik-63122f68c3bdbf4aac61ca64.jpg

Tawarkan produk yang dijual sesaat setelah sharing selesai atau saat grup sedang ramai. Hal ini akan memancing konsumen untuk tertarik membeli. Berikan diskon untuk pembeli pertama, biasanya orang akan lebih tertarik membeli jika ada diskon. Cantumkan juga limited offer sebagai call to action

Kelas Bikin Kolam Konsumen bersama Indari Mastuti

Belajar bisnis dari buku atau mengikuti training online semua tersedia di Indscript Creative. Materi kolam pelanggan atau kolam konsumen ini lebih jelasnya dibahas Indari Mastuti dalam training online kelas bikin kolam konsumen. Di kelas bisnis ini peserta akan mendapatkan tips berbisnis langsung dari Indari Mastuti.

Guidance Book Kolam Konsumen

Bagi Anda yang merasa tidak nyaman belajar di training online, pembahasan tentang kolam ini juga ada di buku-buku karya Indari Mastuti. Salah satu buku bisnis andalan karya Indari Mastuti adalah buku berjudul Ratusan Juta Ngomzet dari Whatsapp dan Facebook. Buku ini telah terjual ratusan eksemplar dan menjadi panduan para penjual online dalam mengawali karir bisnisnya. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline