Perez sudah begitu dekat untuk mendapatkan Neymar. Perez berusaha keras untuk membawa Neymar ke Madrid, karena Perez sudah gagal membawa Pogba.
Transfer pemain di Inggris, sudah tutup, padahal tadinya Zidane bahkan sempat memberi tekanan kuat kepada Madrid untuk segera menyelesaikan transfer pemain. Pendekatan Perez kepada Neymar merupakan salah satu usaha Madrid untuk dapat menggaet pemain bintang lainnya, setelah Hazard.
Namun mendapatkan Neymar bukanlah suatu hal yang mudah. Walau pun Neymar tampaknya memberikan lampu hijau untuk tidak ingin tinggal lagi di PSG. Posisi yang sebetulnya menguntungkan Madrid untuk mendapatkan Neymar.
Apalagi Zidane yang pernah tidak tertarik dengan Neymar dan lebih menginginkan Hazard, akhirnya mulai mempertimbangkan nama Neymar di skuadnya. Padahal ketidaktertarikan Zidane terhadap Neymar, akan menjadi penghalang besar bagi Perez dan bahkan mungkin Neymar sendiri di Madrid.
Namun ternyata hadangan terhadap Perez, untuk mendapatkan Neymar, justru datang dari Barca. Barca dikabarkan secara serius membicarakan transfer Neymar dari PSG ke Barca. Barca bahkan dikabarkan membawa Coutinho dalam perundingan transfer Neymar.
Situasi dan kondisi dinamis pemain bola bukan hanya terjadi di lapangan tetapi bahkan dalam perjalanan karir dan berita tentu saja. Kepindahan Neymar dari Barca ke PSG merupakan suatu kejadian yang fenomenal.
Besarnya nilai transfer dan harapan yang begitu besar atas Neymar dari PSG dan Paris, begitu nyata. Belum lagi urusan perselisihan Neymar dengan Barca yang berkepanjangan. Suatu hal yang akan menjadi keuntungan Madrid dalam usaha mendekati Nyemar.
Namun ada Messi di Barca. Messi yang dapat bicara dari hati ke hati dengan Neymar. Messi dapat menyakinkan kembali kepada Neymar untuk lebih baik kembali ke Barca dari pada menuju Madrid.
Messi dan Neymar merasa telah kehilangan momentum untuk memperkuat klub, setelah mereka berpisah. Messi kembali gagal membawa Barca sukses di Liga Champions, begitu juga Neymar yang ikut terhempas begitu PSG tidak mampu unjuk gigi di Liga Champions.
Bukan itu saja, Neymar yang waktu datang ke PSG dulu, dielu-elukan dan disambut dengan sangar meriah di Menara Eiffel, sekarang bahkan diteriaki fans PSG, untuk ke luar.
Prestasi Neymar yang tidak mampu membawa PSG sebagai raksasa Pangeran Biru di Benua Biru itu, membuat fans PSG kecewa berat dan marah. Hal itu membuat kepindahan Neymar dari PSG, hanyalah soal waktu.