Lihat ke Halaman Asli

Konsep Kerja Ilmu Fisika dalam Alat Budidaya Perairan (Heater dan Aerator)

Diperbarui: 19 Desember 2022   16:06

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

KONSEP KERJA ILMU FISIKA DALAM ALAT BUDIDAYA PERAIRAN (Heater dan Aerator)

Penulis : Maratus S.A.M dan Renita Erlien S.

Budidaya perairan atau sering di sebut juga dengan Akuakultur adalah kegiatan budidaya memproduksi biota akuatik dalam lingkungan terkendali dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Budidaya perairan merupakan bentuk pemeliharaan dan penangkaran berbagai macam hewan atau tumbuhan perairan yang menggunakan air sebagai komponen pokoknya. 

Kegiatan-kegiatan yang umum termasuk di dalamnya adalah budidaya ikan, udang, tiram alga, dan lain sebagainya. Dalam budidaya perairan faktor yang perlu diperhatikan salah satunya adalah kualitas air. Dalam kualitas air yang perlu diperhatikan yaitu suhu, kadar oksigen terlarut, pH, keasaman, salinitas, dan lain sebagainya.

Dalam budidaya perairan, banyak alat-alat yang digunakan sebagai penunjang kegiatan budidaya untuk menjaga kualitas air. Contohnya adalah Heater, Aerator, dan masih banyak lagi.

Jadi, seperti apa sih peranan ilmu fisika dalam alat-alat budidaya perairan?   

1. Heater

Heater adalah alat budidaya perairan yang digunakan untuk memanaskan atau menaikkan suhu air. Selain untuk menaikkan suhu, heater juga berfungsi sebagai alat yang menstabilkan suhu perairan. Konsep kerja alat ini secara garis besar adalah dengan mengubah energi listrik menjadi energi panas. Termoelektrik merupakan teknologi yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi panas. Bahan yang biasa digunakan untuk alat termoelektrik biasa bersifat semikonduktor. Semikonduktor adalah alat yang bisa mengalirkan listrik walaupun tidak sempurna.

Aplikasi termoelektrik digunakan juga pada heater.Pada suhu tertentu, heater akan mati dengan otomatis sehingga suhu air kolam untuk ikan akan pas tidak terlalu panas. Hal ini menggunakan prinsip hukum 1 termodinamika yang merupakan hukum kekekalan energi bahwa satu-satunya jenis energi yang dapat berubah dalam suatu sistem merupakan energi dalam yang artinya menstransfer energi menjadi panas dan kerja untuk sistem adalah nol. Tabung pemanas pada heater terbentuk dari logam yang dikelilingi elemen pemanas. 

Air pada kolam yang berada di dekat heater akan mengalami peningkatan suhu, lalu kenaikan suhu ini akan diserap oleh air disekitarnya yang suhunya lebih rendah, sehingga pada akhirnya seluruh air kolam memiliki suhu yang sama dan ketika temperatur air di dekat tabung pemanas mencapai temperatur tinggi maka sensor suhu akan memutus arus listrik.

2.  Aerator

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline