Lihat ke Halaman Asli

MomAbel

TERVERIFIKASI

Mom of 2

Tak Perlu Takut Vaksin Covid-19, Ini Efek Samping yang Saya Rasakan

Diperbarui: 21 Juni 2021   12:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi vaksin (Envato Elements)

Akhirnya saya mendapat kesempatan untuk vaksin Covid-19 pada tanggal 12 Juni lalu. Menurut saya, biasa saja proses vaksinnya.

Bersyukur sekali, saat skrining saya bisa sekalian tahu tekanan darah saya yang ternyata normal. Tidak ada kendala fisik untuk divaksin, jadi semua berjalan lancar.

Rasanya lega bisa mendapat vaksin. Setidaknya saya bisa membantu proteksi untuk anak-anak saya yang belum vaksin.

Vaksin yang saya dapat adalah Sinovac. Sebelumnya saya sudah bertanya kepada teman-teman di grup WA teman kuliah tentang efek samping vaksin pada mereka (mereka termasuk nakes, jadi sudah mendapat vaksin di awal program pemerintah).

Beragam jawaban saya dapatkan. Ada yang ngantuk, lapar, dan ada juga yang biasa saja. Tentu berbeda-beda untuk masing-masing orang.

Dari situlah, saya mulai mengantisipasi. Sedia parasetamol dan konsumsi vitamin contohnya. Inilah salah satu keuntungan jika ada yang vaksin terlebih dulu, kita bisa bertanya-tanya dan mengantisipasi efek samping.

Ada tiga efek samping yang signifikan saya rasakan pasca vaksin :

1. Mengantuk

Hari pertama pasca vaksin, saya mengantuk sekali. Rasanya seperti mahasiswa yang semalam suntuk mengetik skripsi! Saya benar-benar mengantuk, padahal malam harinya saya tidur cepat dan nyenyak.

Beberapa kali saya harus minum kopi, padahal biasanya saya jarang minum kopi. Rasanya ingin rebahan di kasur. Tapi ya mana bisa, saya harus tetap mengurus anak-anak.

2. Merasa lapar

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline