Lihat ke Halaman Asli

Maksimus Abi

Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi, Widya Sasana, Malang

Semenanjung Asa

Diperbarui: 10 Oktober 2022   13:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kabut pagi itu bergelayut nun jauh 

Membawa hasrat tukmemilih

Antara Dia dan kamu

Yang selalu hadir dalam setiap waktuku

Embun pagi kian mengambang dan sirna

Melebur bersama angan-angan belaka 

Membawaku berlayar dalam gelombang samudera cinta

Terhanyut dalam Semenanjung asa

Luasnya tanjung cinta yang takterkira

Aku berlayar dengan asa yang teguh

Mengarungi semenanjung asaku

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline