Lihat ke Halaman Asli

Lusy Mariana Pasaribu

Ada beberapa hal yang dapat tersampaikan tentang apa yang dirasa dan dipikirkan

Ah, Seksinya Puisi!

Diperbarui: 6 September 2020   19:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

@kulturtava

Tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Tentang kemarin, hari ini atau lusa. Tentang kepatahan dan keutuhan. Terhadap semua itu, bisa dijadikan bagian dalam bait puisi.

Puisi mampu menghidupkan dan memunahkan rasa yang ingin ditulis. Puisi juga mampu memadamkan pagi dan menyalahkan malam.

Aku dan kamu suka menenggelamkan diri dalam kata, karena kita menemukan adanya kemerdekaan melalui puisi.

Dengan dan tanpa airmata, kita bisa berbagi dengan puisi. Ketika kita kehabisan energi dan tawa menghadapi realita, kita akan memusarakan segala rasa yang bergemuruh di jiwa ke dalam puisi.

Ah, seksinya puisi!
Puisi adalah candaan yang serius dan tajam. Kadang kala, puisi bisa lebih berbahaya dari pada kata yang terdengar.

Puisi itu memang seksi. Memiliki ketajaman dari apa yang tertulis. Puisi itu bisa tentang aku, bisa juga tentang kamu.

Benar, bahwa puisi yang seksi itu aku dan kamu.

Puisi adalah musim semi, musim hujan dan musim kemarau yang sudah atau akan kita rasakan!

***
Lusy Mariana Pasaribu

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline