Mojokerto, 19 Januari 2024 - Kewajiban sebagai mahasiswa bukan sekedar belajar dan berkegiatan dalam perguruan tinggi. Namun, tentunya dilakukan berbagai kegiatan diluar perguruan tinggi, salah satunya adalah Pengabdian kepada masyarakat yang mana mahasiswa dapat berkontribusi secara langsung kepada masyarakat yaitu dengan cara memberikan edukasi dan informasi dalam segala apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut dapat dilakukan berupa pelatihan, sosialisasi, dan kerja sosial serta kegiatan sosial lainnya, hal itu dilakukan dengan menyesuaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat atau mitra. Dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat mahasiswa dapat merasakan dan mengajarkan ilmu yang telah diperoleh dalam perguruan tinggi.
Program pengabdian kepada masyarakat tentunya sudah dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya adalah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, dengan itu Universitas 17 Agustus 1945 menggelar pengabdian masyarakat dengan tema "Penerapan Inovasi dan Ipteks Patriot Merah Putih Bagi Masyarakat".
Hal ini merupakan momen yang ditunggu oleh seluruh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, tentunya bagi saya sendiri. Pada kesempatan kali ini, saya (Moh Indra Yogo Srasetyo) ditempatkan di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto selama 12 hari mengabdi di Desa. Kegiatan ini dimulai pada tanggal Sabtu, 13 Januari dan berakhir di tanggal Rabu, 24 Januari 2024. Disini saya bersama kelompok R7 yang berjumlah 35 Mahasiswa serta didampingi oleh Angga Dutahatmaja S.Kom., MM. Selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh seluruh kelompok, tak terkecuali saya sendiri. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat kali ini, saya bersama kelompok yang terbagi menjadi 3 mahasiswa mencoba untuk memberikan tambahan ilmu, yaitu memberikan sebuah pembelajaran dan pendampingan media promosiUMKM berupa karya desain dan video inspiratif ke mitra warung Bu Ndari.
Desain yang kami buat akan diterapkan berupa Signage board sebagai media branding untuk daya tarik konsumen, bukan hanya itu kami juga membranding melalui sosial media dengan membuatkan akun sosial media yang mana akan digunakan sebagai ajang promosi digital lalu kami juga membuat video inspiratif yang bertujuan untuk mengenalkan mitra kepada khalayak serta menjadikan pembelajaran kepada generasi penerus. Dengan hal itu kami berharap akan menambah banyak pelanggan baru yang mengenal mitra Bu Ndari, dan mengajarkan pemilik mitra supaya lebih mengenal branding di era digital ini.
Penulis : Moh Indra Yogo Srasetyo, Arjuno Widya Pratama
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H