Lihat ke Halaman Asli

Melawan Fakta Versi Pelindo Iii

Diperbarui: 11 Desember 2016   10:19

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

PROPAGANDA PELINDO III

DALAM HAL

KETENAGAKERJAAN & SERIKAT PEKERJA

 

1. Menepis Isu bahwa Pelindo III melakukan PHK 2.500 karyawan di Jatim

  • FAKTA versi Pelindo III :

  Terdapat 224 orang yang diangkat dengan Perjanjian Pemagangan, 174 orang Perjanjian Pemagangan berakhir tanggal 31 Maret 2016 dan 49 orang Perjanjian Pemagangan berakhir tanggal 30 April 2016.

224 Pemagang tersebut tersebar di seluruh cabang Pelindo III yang berada di Provinsi Jatim terdapat 96 orang, 85 orang diantaranya berada di Surabaya. 

  • FAKTA yang Sebenarnya

Benar datanya. Yang lebih benar lagi adalah telah terjadi arogansi manajemen Pelindo III terhadap sejumlah 224 pemagang yang seharusnya menurut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Disnaker Kota Surabaya tanggal 30 Maret 2016, mereka diangkat menjadi pegawai tetap Pelindo III. Bukan dialihkan ke anak Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja (Outsourcing) yaitu PT Pelindo Daya Sejahtera (PT PDS). Bagi Pemagang yang tidak bersedia untuk dialihkan, mereka tidak diperbolehkan masuk bekerja seperti biasa dengan cara pemblokiran absensi per 1 April 2016.

2. Sosialisasi Pengalihan Pemagang

  • FAKTA versi Pelindo III

Satu bulan sebelum berakhirnya Perjanjian Pemagangan, Pelindo III melakukan sosialisasi ke seluruh pemagang terkait akan berakhirnya masa pemagangan. Dan Pelindo III menawarkan kepada pemagang untuk menjadi pegawai tetap di anak perusahaan Pelindo III yakni PT Pelindo Daya Sejahtera (PT PDS).

  •  FAKTA yang Sebenarnya

Benar, Pelindo III telah melakukan sosialisasi tentang pengalihan pemagang yang telah lulus seleksi Pegawai Pelindo III ke anak perusahaan Pelindo III, yaitu PT PDS.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline