Lihat ke Halaman Asli

Linda Erlina

Blogger and Academician

Aku, Kamu, dan Kita dalam 5 Tahun Catatan Kompasianaku

Diperbarui: 21 November 2017   22:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulisan Pertamaku di Kompasiana 2012 (Dok.Pri)

Kompasiana sedari awal begitu istimewa bagi saya. Ingatan ini meluncur menyusuri dimensi ruang dan waktu ke waktu 5 tahun silam, tepat 2 hari sebelum usia biologis ini mencapai angka 21. Saya dapat mengingat dengan jelas bagaimana malam itu, saya membuat akun Kompasiana dan menuliskan artikel saya yang pertama. 

Sederhana, motivasinya adalah ikutblog competition mengenai kebanggaan akan Bahasa Indonesia. Setelah berkutat 2 jam di depan komputer akhirnya artikel dengan judul "Aku Bangga menggunakan Bahasa Indonesia" tayang juga.

Perjalanan 5 tahun bersama Kompasiana mempunyai arti bagi hidupku. Tidak hanya dari segi dunia tulis menulis saja. Pada tahun 2014 pertama kalinya saya mengikuti Kompasianival dengan sahabat saya sedari bangku SMA, Suci Marina. Kami mengikuti sesi diskusi Pak Ahok, Pak Ganjar Pranowo dan Pak Ridwan Kamil, semangat kami membara melihat para tokoh bangsa ini sibuk untuk memikirkan cara memajukan daerah yang dipimpinnya masing-masing. 

Kami merasa tertampar, ketika seusia kami seharusnyan melakukan sesuatu untuk negeri ini. Tahun 2015, kami juga mengikuti Kompasianival yang dilaksanakan di Mall Kota Kasablanka, dan beruntungnya Suci mendapatkan kesempatan untuk ikut berkunjung ke Larantuka, Flores, NTT selama 1 minggu GRATIS karena ia berhasil menjawab pertanyaan dari narasumber talkshow, pak Rizal Ramli yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Semenjak itu, hubungan saya dengan Kompasiana lebih dekat, terutama di tahun 2016.

Sebelum acara mulai baiknya Saya dan Suci selfie dulu (Kompasianival 2016) (Dok.Pri)

Jatuh hati pada Kompasiana

Saya merasa Kompasiana menjadi salah satu titik balik yang mewarnai kehidupan saya. Tahun 2016, saya dipertemukan dengan orang-orang asing yang kini menjelma menjadi sahabat saya. Pertemuan kami juga sangat unik, melalui acara Kompasiana nangkring bersama FWD di hotel Artotel Jakarta. 

Saat itu saya dikenal sebagai orang yang paling miskin dalam sebuah permainan Game Praxis (sejenis monopoli) karena jumlah uang saya di akhir permainan sangat sedikit hanya 13 ribuan sedangkan yang lain bisa mencapai puluhan ribu. Waktu itu saya ingat betul sepanjang permainan saya di posisi PHK, dan gagal dapat kesempatan mendapatkan gaji atau bonus akhir tahun. Menariknya di akhir acara, orang terkaya dan termiskin dipanggil maju ke depan, malu banget ini sebenernya, hiks. 

Namun ternyata kami berdua sama-sama mendapatkan hadiah dari Kompasiana, sebuah speaker yang sampai saat ini masih saya gunakan. Sebuah komentar dari meja kelompok saya yang masih saya ingat sampai kini: "walaupun dalam dunia praxis paling miskin, ternyata di dunia nyata kamu malah beruntung ya, hehehe." Padahal saya malu banget saat itu, tapi jadi terhibur mendengarnya. Acara ditutup dengan makan malam bersama, disinilah kisah 4 sahabat dimulai. 

Ketiga orang ajaib itu tak lain dan tak bukan adalah Noval Kurniadi (Valka), kak Sam Nugroho dan kak Achmad Humaidy. Sebenarnya saya dan Valka sudah berteman duluan beberapa bulan karena kami satu penempatan saat mengikuti Gerakan Banten Mengajar. Kak Sam Nugroho dan Valka juga sebelumnya sudah berteman lebih dari setahun saat mereka sama-sama di Rumah Angklung. 

Kak Achmad Humaidy dan saya ternyata memiliki kesamaan, kami sama-sama menulis artikel pertama kami di Kompasiana dengan tema Bangga berbahasa Indonesia. Semenjak itu kami (4 sahabat) hampir selalu ikut semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Kompasiana bersama-sama, misalnya nobar Komik Kompasiana, Kompasiana nangkring, Kompasiana visit, Kompasiana coverage, Kompasiana blog competition dan masih banyak lainnya.

Foto selfie pertama kami setelah acara Kompasiana Nangkring 2016 (Dok.Pri) (Ki-ka: Saya, Valka, Ka Sam, Ka Maidy)

Perjuangan Flash Blogging Kompasiana
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline