Lihat ke Halaman Asli

Debat Kedua Jangan Ada Lagi Saling Sindir dan Saling Serang

Diperbarui: 27 Januari 2017   16:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Eeng ing eengg.... Debat kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan digelar nanti malam tanggal 27 Januari 2016 bertempat di Hotel Bidakara. Tema debat malam ini, yaitu 'Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, serta Penataan Kota'. Ketiga pasangan calon pasti mempersiapkan dirinya dengan baik sesuai dengan program kerja yang akan dilakukan jika terpilih nanti.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah nanti dalam debat akan terjadi saling serang, saling sindir seperti debat terbuka yang pertama? Debat terbuka seyogyanya adalah memaparkan visi misi dan program kerja jika terpilih nanti, debat terbuka antar calon ini sebenarnya ajang para calon meyakini masyarakat, bukan ajang calon menjatuhkan calon lain, dan mempermalukan orang lain seperti sang petahana.

Semua pasangan calon saat ini pasti sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk debat nanti malam, dari olahraga, ibadah dan juga pertemuan dengan tim sukses. Debat nanti malam haruslah memaparkan terobosan-terobosan baru yang sesuai tema untuk Kota Jakarta ini, terobosan baru tersebut haruslah hasil dari kajian mendalam dalam upaya membangun Jakarta yang dihasilkan dari gerilya di lapangan ketika kampanye.

Di Jakarta masih banyak ruang dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada warga dan juga kesejahteraan rakyat, melihat hal tersebut pasangan calon nomor 1 ini dalam debat kedua nanti akan memaparkan misi dan program kerja hasil dari gerilya di masyarakat, dimana program tersebut konkret dan tidak pernah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebelumnya.  

Dan terakhir adalah semoga debat kedua nanti tidak ada upaya-upaya dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk merendahkan pasangan lain seperti debat pertama yang lalu, Debat kedua harus lebih mengedukasi masyarakat dan juga terobosan seperti yang akan dipaparkan nanti oleh pasangan calon Nomor urut 1 Agus-Sylvi, dimana hasil dari gerilya dilapangan dikaji dan didiskusikan oleh para pakar dan tim sukses dalam hal meningkatkan efektivitas dalam pelayanan publik serta meningkatkan reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel juga penataan kota yang smart, creative, dan ramah lingkungan.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline