Lihat ke Halaman Asli

Kakthir Putu Sali

Pecinta Literasi

Kopi Malam Saat Hujan

Diperbarui: 1 Februari 2021   21:26

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

steller.co

Dalam rintik hujan malam
Segelas kopi menyapa  manja
Kepulannya menari penuh pesona
Harumnya semerbak kalahkan aroma tanah

Malam penuh resah
Sulit menggapai asa
Secangkir kopi menjadi luar biasa
Saat semangat keluar dari bibirnya

Tergolek lemah dalam pembaringan
Tersenyum manis bak kopi malam
Asa datang penuh harapan
Entah sampai kapan kembali pulang

Hangatnya kopi malam
Melebur kental dalam penantian
Rasa sesak di dada
Seakan sirna oleh hangatnya malam

Bersama aroma kopi malam
Kau pun menitipkan pesan
Ingin sekali menatap rembulan malam
Namun sayang hujan datang di setiap malam

Manis kentalnya kopi
Menjadi cerminan diri
Harapan ingin kembali pulang
Smoga tak ada penghalang

Pangenan, 01022021

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline