Lihat ke Halaman Asli

Kompas.com

TERVERIFIKASI

Kompas.com

16 Penerbangan di Ngurah Rai Ditunda Saat Raja Salman Tinggalkan Bali

Diperbarui: 16 Maret 2017   20:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Barang-barang rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud mulai memasuki kargo Bandara Ngurah Rai, Bali. Rombongan Raja Salman akan meninggalkan Pulau Dewata pada Minggu (12/3/2017).

DENPASAR, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan mengakhiri masa liburannya di Bali pada Minggu (12/3/2017) besok.

Sebagaimana saat kedatangan, Raja Salman akan pulang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Sejumlah penerbangan akan mengalami penundaan sesaat sebelum pesawat Raja Salman take off.

(Baca juga Rombongan Raja Salman Mulai Tinggalkan Bali)

"Sejauh yang dikumpulkan, 16 penerbangan yang akan mengalami penundaan," kata Arie Ahsanurrohim dari Humas Bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu (11/3/2017).

Arie tidak menyebutkan maskapai apa saja yang terkena dampak penghentian sementara aktivitas penerbangan tersebut.

Penerbangan yang ditunda terdiri dari 13 penerbangan domestik dan tiga penerbangan internasional. Belum diketahui berapa jumlah penumpang yang terdampak penundaan itu.

Penghentian sementara aktivitas penerbangan lain itu akan berlangsung selama 45 menit selama Raja Salman meninggalkan Bali.

"Aktivitas penerbangan lain dihentikan selama 45 menit dari pukul 10. 00 sampai 10.45 Wita," kata Arie.

(Baca juga Besok Raja Salman Pulang, Aktivitas Penerbangan Lain Dihentikan 45 Menit)

Raja Salman dan rombongannya berlibur ke Bali sejak 4 Maret 2017. Kunjungan itu semestinya berakhir pada 9 Maret, tetapi Raja Salman memutuskan untuk menambah waktu pelesir di Pulau Dewata hingga 12 Maret.

Selama di Bali, Raja Salman menginap di Hotel St Regis, Nusa Dua, Bali.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline