Lihat ke Halaman Asli

Kanya Anindita

Content Writer

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Diperbarui: 25 Juni 2018   09:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Banyak perusahaan menganggap bahwa karyawan millennial (atau millennials) adalah karyawan yang memiliki kompetensi dan kapasitas tinggi yang dapat melakukan banyak hal (multitasking), penuh semangat, dan juga kreatif. Meskipun karakteristik tersebut mungkin memang melekat pada karyawan millennial,  namun mereka juga dikenal sebagai orang-orang yang mencintai kebebasan,  asertif, cepat bosan, dan selalu mencari tantangan baru.

Perusahaan, khususnya startup, memerlukan pendekatan khusus dalam menghadapi karyawan dengan karakter kompleks seperti yang dimiliki oleh millennials. Berikut ini adalah tujuh trik jitu dalam menghadapi karyawan millennial di tempat kerja.

Ciptakan Suasana Kerja yang Menyenangkan

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Karena kebanyakan millennials berjiwa bebas dan suka berinteraksi di jejaring sosial, sebaiknya Anda  membuat konsep kantor dengan suasana santai yang memudahkan karyawan millennial untuk saling berinteraksi, misalnya menyediakan open office atau kantor tanpa sekat-sekat. Konsep kantor seperti ini kini telah banyak dipakai oleh berbagai perusahaan startup di Indonesia.

Selain  itu, sediakan beberapa fasilitas yang bisa membuat mereka lebih merasa  betah berada di kantor, misalnya ruang beristirahat, snack atau minuman gratis. Biarkan suasana di kantor Anda hidup, misalnya dengan  mengizinkan mereka memasang musik ketika sedang tidak ada rapat, agar mereka lebih semangat dalam bekerja.

Jangan Terlalu Kaku Menyangkut Peraturan

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Karyawan millennial tidak akan betah bekerja di perusahaan dengan peraturan yang terlalu strict. Peraturan yang kaku membuat mereka merasa terkekang. Oleh karena itu,  sebaiknya perusahaan Anda menetapkan peraturan yang lebih santai  terhadap karyawan millennial Anda.

Millennials juga tidak suka didikte atau menghadapi pemimpin yang hanya mengandalkan power atau wewenang. Mereka menginginkan sosok pemimpin yang bisa menginspirasi, mudah diajak berdiskusi, dan bisa memotivasi mereka.

Beri Mereka Pengakuan dan Apresiasi

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Millennials cenderung  kurang semangat dalam bekerja bila mereka tidak mendapatkan pengakuan  dan apresiasi atas pencapaian mereka. Pengakuan dari manajer atau atasan  mereka dapat memotivasi mereka untuk meningkatkan pencapaian mereka di  proyek yang akan datang. Berikan juga apresiasi yang sepadan dengan  usaha dan keberhasilan mereka.

Beri Mereka Kesempatan untuk Berkembang

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Karena millennials menyukai tantangan, mereka ingin diberi kesempatan untuk mencoba pengalaman baru. Karyawan millennial cenderung  lebih menyukai target-target jangka pendek ketimbang jangka panjang.  Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberikan proyek jangka pendek secara  rutin untuk menggali potensi mereka dan Anda pun bisa menyediakan training yang bisa membantu memperkaya skill mereka.

Buat Waktu Kerja yang Fleksibel

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Karyawan millennial cenderung menganggap penerapan jam kerja dari pukul 8 pagi hingga 5  sore sebagai konsep yang kuno. Kini penerapan jam kerja seperti itu  sudah mulai ditinggalkan oleh beberapa startup di Indonesia. 

Karyawan millennial lebih menyukai jam kerja yang dapat disesuaikan dengan aktivitas mereka di luar kantor. Sebagai contoh; salah satu perusahaan startup di Indonesia membebaskan waktu kedatangan karyawannya, asalkan mereka tetap menghabiskan 8 jam di kantor.

Izinkan Mereka untuk Menyampaikan Pendapat

7 Trik Jitu Menghadapi Karyawan Millennial di Tempat Kerja

Millennials tidak  hanya ingin mendengarkan kritik dan saran, tetapi juga didengar  pendapatnya. Saat Anda melakukan evaluasi, sebaiknya Anda tidak  melakukannya secara satu arah, tetapi dua arah. Ketahui kendala apa saja  yang mereka hadapi, apa yang kira-kira bisa memotivasi mereka, dan  izinkan mereka memberi saran untuk perusahaan Anda juga.

Hubungkan Mereka dengan Teknologi

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline