Lihat ke Halaman Asli

kania ditarora

Tenaga Pengajar di madrasah swasta

Peken Balang dari Tradisi Mobok Balang

Diperbarui: 27 Januari 2024   07:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pengunjung memadati Peken Balang. Dokumentasi:Azwar Hamdi

Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat terkenal dengan kekayaan dan keindahan alamnya yang memesona. Salah satu diantaranya pantai Kuta Mandalika. 

Pantai ini diakselerasi pemerintah pusat menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang di dalamnya sirkuit Internasional Pertamina MotoGP.

Keindahan alam Lombok yang eksotis dengan banyak pantai memanjakan mata para wisatawan. Didukung oleh banyak pulau-pulau kecil (Gili) yang mendunia membuat Lombok menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan mancanegara.

Berbicara Lombok tidak akan lengkap tanpa menyebut Gunung Rinjani. Gunung api aktif di Indonesia merupakan gunung primadona bagi para pendaki dalam dan luar negeri. 

Keanggunan Rinjani tidak saja di kawasan pegunungan melainkan melingkupi wilayah lereng atau kaki Rinjani yang membentang dari Lombok Utara, Lombok Tengah, hingga Lombok Timur.

Berbicara wilayah di kaki Rinjani, orang-orang hanya mengenal Sembalun dan Pusuk. Tidak banyak yang mengenal wilayah lain di kaki Rinjani, salah satunya adalah Dusun Tanak Beak Barat II Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Sebuah wilayah subur dengan jejak letusan Rinjani purba. Tempat ini menawarkan tradisi unik.

Berjarak kurang lebih 25 km dari Mataram, ibukota Provinsi NTB atau berjarak kurang lebih 35 km dari Bandara BIZAM Dusun ini layak Anda kunjungi di akhir pekan. 

Sambal Belalang menu khas Peken Balang. Dokumentasi:Azwar Hamdi

Beberapa stan Peken Balang. Dokumentasi:Azwar Hamdi

Dusun ini menghidupkan kembali tradisi suku Sasak yaitu Mobok Balang yang sudah punah. Semacam tradisi berburu belalang ramai-ramai pada malam hari dengan penerangan obor dan pelepah atau daun kelapa kering yang dibakar.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline