Lihat ke Halaman Asli

Johan Japardi

Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Mindfulness dan Kepribadian

Diperbarui: 12 September 2021   09:59

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi. Diadaptasi dari: Practical Mindfulness Book, hlm. 29.

Kita semua memiliki karakteristik yang membuat kita unik: inilah kepribadian kita. Jika kita memandang ciri-ciri kepribadian kita sebagai kecenderungan, bukan pola, kecil kemungkinan kita akan dibatasi olehnya.

Pendekatan mindful adalah untuk mengenal diri kita sendiri, dan menggunakan pengetahuan itu untuk membuat pilihan-pilihan.

Para psikolog suka membuat klasifikasi, dan di masa lalu, kajian tentang kepribadian cenderung berfokus pada kategorisasi orang-orang ke dalam "tipe-tipe" universal.

Penilaian semacam itu sudah tidak lazim lagi, meskipun masih kita jumpai dalam berbagai bentuk, terutama di dunia bisnis, ketika menilai kontribusi-kontribusi pada kerja tim.

Nuansa Abu-abu
Para psikolog sekarang berbicara tentang ciri-ciri ketimbang tipe-tipe, sebuah pendekatan yang lebih berguna dan kurang reduktif.

Misalnya, kita bisa mencoba untuk menunjukkan posisi kita pada sebuah skala di antara introversi dan ekstraversi, istilah yang berasal dari sebuah buku karya psikolog Swiss Carl Jung, yang diterbitkan pada 1921.

Jung merepresentasikan kualitas-kualitas ini sebagai sebuah pasangan mutlak: Jika Anda bukan introvert berarti Anda esktravert dan sebaliknya.

Faktanya, tidak ada yang sepenuhnya ekstravert (ke arah luar) atau introvert (ke arah dalam), dan kajian oleh psikolog Jerman Hans Eysenck dan yang lainnya telah menunjukkan bahwa kebanyakan orang sebenarnya adalah campuran yang seimbang dari keduanya, meskipun dengan preferensi ke satu arah.

Sebuah skala penilaian populer lainnya, yang diderivasi dari kontras pemikiran dan perasaan Jung, berkisar antara sesuatu seperti "berpikiran keras" hingga "simpatik."

Menjelajahi Kepribadian
Penekanan mindfulness adalah untuk menyadari potensi Anda dan mengungkapkan pilihan-pilihan sejati Anda. Diri mindful sejati ditemukan dalam pengungkapan pemikiran, emosi, dan tindakan, jadi jika Anda menganggap diri Anda sebagai sebuah tipe kepribadian yang tetap, misalnya introvert atau simpatik, maka Anda hidup di masa lalu, bukan di masa sekarang, dan Anda membatasi ruang lingkup Anda untuk perubahan positif.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline