Lihat ke Halaman Asli

Jeff NdunJr

Sampah Inzphyrasi

AC Milan Merana: Liverpool Menari

Diperbarui: 9 Desember 2021   16:26

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: foto.pejabatpublic.com

Bermain di depan pendukung sendiri dan stadion kebanggaan, AC Milan kembali menelan kekalahan untuk kedua kalinya dari sang tamu Liverpool (08/12/21). Dua gol dari M. Salah dan Origi, mengubur segala mimpi Si Setan Merah yang telah unggul lebih dahulu berkat gol Tomori untuk melangkah ke babak selanjutnya. Dengan hasil ini Milan hanya menempati posisi buncit dalam daftar klesmen Group B.

Pada pertandingan lainnya, Atletico Madrid memastikan diri mendamping Liverpool untuk maju ke tahap selanjutnya. Bermain di markas Porto bukan menjadi beban berarti. Terbukti anak asuh Diego Simione ini sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 1-3.

Hasil ini membuat Milan merana untuk mengembalikan kedigdayaannya di turnamen elit klub-klub Eropa ini sejak menjuarainya pada tahun 2007. Saat itu Milan mengalahkan Liverpool dalam partai final. Dua gol Filipho Insaghi membuat mereka berhak menambah koleksi kuping besar menjadi 7 kali.

Kondisi kekalahan dan tersingkirnya di turnamen ini diperparah lagi dengan cederanya beberapa pemain kunci. Hal ini tentu menjadi pekerjaan besar untuk sang pelatih mengelola tim agar tetap solid di dalam turnamen lokal. Entah memanfaatkan skuad yang ada atau menambah skuad pada bursa transfer berikut. Tujuannya hanyalah tetap berjaya di liga lokal agar pada musim berikut, Milan kembali menjadi satu kontestan.

Bagi Liverpool, hasil ini membuat mereka menari kegirangan. Sejak digulirnya turnamen ini pada tahun ini, mereka tidak pernah menelan kekalahan. Suatu capaian yang paripurna sekaligus sinyal kuat untuk lawannya di babak selanjutnya.

Hasil ini juga merupakan capaian asik dari Klop dalam karier kepelatihannya. Ia sendiri baru merasakan untuk pertama kalinya datang ke San Siro. Suatu pengalaman menarik dengan hasil yang mengagumkan. 

Walaupun merana di pentas Liga Champion tahun ini, AC Milan diharapkan untuk menari di liga lokal. Mereka akan lebih berkonsentrasi untuk menjalani pertandingan-pertandingan di Liga Italia. Kini mereka sementara menempati puncak klesmen dalam Liga Italia. Semoga ini menjadi motivasi dan penambah semangat untuk tetap berada pada jalur juara.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline