Murah itu relatif, tapi menikmati kuliner lezat, di tempat yang unik, syahdu dan romantis, sejuk bersih higienis dengan penyajian menarik sepenuh hati, harga yang terjangkau itu bagiku tidak hanya murah, tapi wow...
Sudah menjadi kebiasaan kami, mengisi akhir pekan dengan mengunjungi tempat wisata sambil berwisata kuliner. Tidak perlu jauh-jauh, yang penting bisa menyegarkan tubuh dan pikiran.
Suamiku mengajakku makan siang setelah kami berjalan-jalan di jalan pahlawan dan duduk-duduk di sekitar balaikota.
Awalnya aku menolak ketika beliaunya mengajakku ke cafe di kantor milik PT Inka Madiun. Bayanganku kuliner di atas kereta yang serba mahal. Tapi suamiku meyakinkan ku, kalau aku takkan menyesal. Sebab dia sudah pernah makan di situ bersama teman-temannya.
Baru saja sampai, sudah ada Pak Satpam yang membantu memarkir mobil di tempat yang sesuai. Di dekat tempat parkir ada masjid milik PT Inka yang tentunya lengkap dengan toilet dan tempat wudhu.
"Maaf, Bapak. Kalau boleh tahu, tujuannya ke mana? Pak satpam bertanya sopan.
" Mau cari makan siang, Pak. Jawab suamiku.
"Owh silakan, monggo. Pintu masuknya di sana", Pak Satpam memandu kami.