Lihat ke Halaman Asli

Iqbal Anas

Teacher, Trainer, Writer and Content Creator

KH Ahmad Dahlan: Sang Pembaharu yang Menginspirasi

Diperbarui: 25 Juli 2024   10:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

smamuh3jogja.sch.id

KH Ahmad Dahlan: Sang Pembaharu yang Menginspirasi

KH Ahmad Dahlan adalah seorang tokoh ulama dan pembaharu Islam yang sangat berpengaruh di Indonesia. Lahir dengan nama Muhammad Darwis pada 1 Agustus 1868 di Yogyakarta, beliau adalah pendiri Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam yang hingga kini tetap menjadi salah satu pilar penting dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi kehidupan, perjuangan, dan warisan KH Ahmad Dahlan sebagai seorang pembaharu yang menginspirasi banyak orang.

Latar Belakang Kehidupan KH Ahmad Dahlan

Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan, dilahirkan dalam keluarga ulama di Yogyakarta. Ayahnya, KH Abu Bakar, adalah seorang penghulu keraton Yogyakarta, sementara ibunya, Siti Aminah, juga berasal dari keluarga ulama. Sejak kecil, Ahmad Dahlan dididik dalam lingkungan yang sangat religius dan berfokus pada studi Islam. Beliau mempelajari Al-Qur'an dan ilmu agama dari ayahnya serta guru-guru di sekitar Yogyakarta.

Pada usia 15 tahun, Ahmad Dahlan berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan memperdalam pengetahuan agamanya. Di sana, beliau belajar dari ulama-ulama besar dan terpengaruh oleh gerakan pembaruan Islam yang dipelopori oleh Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh. Sepulangnya dari Mekah, Ahmad Dahlan membawa semangat pembaruan yang kemudian ia implementasikan dalam berbagai aspek kehidupan Islam di Indonesia.

Pendirian Muhammadiyah

Salah satu pencapaian terbesar KH Ahmad Dahlan adalah pendirian Muhammadiyah pada tahun 1912. Organisasi ini didirikan dengan tujuan memperbarui cara pandang dan praktik umat Islam di Indonesia agar lebih sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Muhammadiyah juga bertujuan untuk menghapuskan praktik-praktik bid'ah dan khurafat yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya.

KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah dengan prinsip-prinsip yang kuat, seperti pentingnya pendidikan, kesehatan, dan sosial. Beliau percaya bahwa umat Islam harus memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang agama serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencapai tujuan ini, Muhammadiyah mendirikan berbagai sekolah, rumah sakit, dan lembaga sosial lainnya yang hingga kini terus berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.

Pembaruan dalam Pendidikan

Salah satu bidang yang paling ditekankan oleh KH Ahmad Dahlan adalah pendidikan. Beliau menyadari bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun masyarakat yang maju dan beradab. Oleh karena itu, beliau mendirikan sekolah-sekolah yang menggabungkan pendidikan agama dan umum. Langkah ini sangat revolusioner pada masanya, karena sebelumnya pendidikan agama dan umum sering kali dipisahkan.

Sekolah-sekolah Muhammadiyah mengajarkan berbagai mata pelajaran seperti matematika, sains, bahasa, serta ilmu agama. Kurikulum yang holistik ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu bersaing di era modern. Hingga saat ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah terus dikenal sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan berprestasi di Indonesia.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline