Lihat ke Halaman Asli

Bunga Telang (Clitoria ternatea): Tanaman Hias dan Memperkuat Daya Ingat

Diperbarui: 13 Juni 2024   18:35

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gadis Vietnam memetik Bunga Telang ( By Shy.by2021  /Wikipedia)

Ketika saya berkunjung  ke kampus,  Boromarajonani College of Nursing, Bangkok (BCN), saya diterima oleh staf dosen disana,  dengan suguhan teh biru, teh yang terbuat dari bunga teleng atau telang  (Clitoria ternatea). Minuman terasa segar dan rasa yang menarik. Beberapa dosen mengatakan kami biasa meminum minuman teh dari bunga teleng itu. Bunga indah ini memiliki anthocyanin yang memberikan warna biru,  dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Biasanya bunga  yang ditanam di depan rumah saya ini ternyata berkasiat untuk berbagai penyakit. Tanaman ini sejatinya  asli Asia Tenggara ini, di Bali banyak digunakan untuk  bahan pelengkap   canang, banten yang di gunakan umat Hindu sembahyang. 

Diolah dari berbagai sumber 

 

CARA MENGGUNAKAN BUNGA TELANG

Bunga telang banyak ditemukan pada produk kosmetik, antara lain hair mist, toner, sampo, dan masker wajah. Anda juga dapat menggunakan tanaman ini untuk menyeduh teh herbal, yang terkenal dengan rasanya yang bersahaja dan warna biru cerah. Untuk membuat teh bunga telang, juga disebut sebagai "teh biru", cukup tambahkan 1 sendok teh (4 gram) bunga kering ke dalam 1 cangkir (240 mL) air panas.

Biarkan teh terendam selama 10--15 menit sebelum menyaring bunga keringnya. Nikmati panas atau disajikan di atas es. Anda juga bisa menambahkan sedikit jus lemon, air jeruk nipis, atau madu untuk menambah rasanya. Keasaman buah jeruk juga dapat mengubah warna minuman menjadi ungu tua, berkat ternatin yang dikandung tanaman secara alami.

Dibeberapa daerah kini orang sudah mulai tertarik mengkonsumsi teh semacam itu, teh herbal. Setelah di search di Google scholar dengan pencarian (clitoria ternatea*) dihasilkan sebanyak 21.300 artikel. Sungguh telah banyak dilakukan penelitian tentang bunga teleng ini. Untuk paten yang terdaptar sebanyak 814  judul.  Paten yang berkaitan denga (clitoria ternatea*) and Indonesia ada sebanyak 14 judul, memang belum banyak dilakukan pendaftaran paten dengan sumber Indonesia.

LALU APA SAJA YANG MENARIK DIPATENKAN DARI BUNGA TELENG INI?

Misalnya,  sebagai bahan  herbal yang bersifat nano partikel untuk luka,yang dipatenkan oleh Peneliti dari Korea selatan, invensinya  berhubungan dengan fabrikasi lembaran mikro skala nano untuk digunakan dalam aplikasi seperti penyembuhan luka, atau modifikasi permukaan biologis atau medis.

Lembaran molekul polimer tipis yang mengandung zat aktif biologis terbukti berguna dalam mempercepat penyembuhan luka di lokasi luka dan mencegah infeksi bakteri. Lihat, misalnya, Publikasi Paten A.S. No. 2015/0283297, yang digabungkan di sini sebagai referensi secara keseluruhan. Namun, pembuatan lembaran polimer tipis dalam skala besar belum dijelaskan sebelumnya. Metode yang dijelaskan sebelumnya terutama mengandalkan produksi batch, sebuah teknologi produksi kecil, yang lambat dan tidak efisien dalam penggunaan reagen dan terbatas pada produksi lembaran mikro dengan luas permukaan yang relatif kecil. Apa yang diperlukan dalam bidang ini adalah metode skala besar untuk memproduksi lembaran polimer skala nano hingga mikro dengan cara yang efisien.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline