Lihat ke Halaman Asli

Setelah Arsenal, Menjelang Liverpool dan Menunggu Chelsea

Diperbarui: 24 Juni 2015   10:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Arsenal telah pergi, hanya luka besar mengering yang untungnya cepat terasa sembuh dirasa oleh Jackson Tiago, pemain pilihannya dan para pencinta sepakbola negeri ini. Kenyataan bahwa Arsenal adalah salah satu klub terbaik di Eropa adalah obat yang sangat mujarab menyembuhkan luka.

Sebagian orang mungkin malah tidak merasakan pembantaian ini, mereka adalah fans arsenal di Indonesia dan tentu  orang-orang yang  tidak tertarik sepakbola.

0-7 adalah angka fantastis dalam sepakbola.

Palu godam besar sebenarnya telah memukul telak sebelumnya, sebuah tim Thailand mengalahkan Menchester United meski tanpa 7 pemain pentingnya. MU tetap MU,  setidaknya  tanpa 7 pemain intinya mungkin setara dengan Arsenal yang lengkap pemainnya, itungannya MU Juara sedangkan Arsenal Cuma urutan 4, atau setidaknya jika kita mengaku sama bagus dengan Thailand kita juga harusnya bisa menang dengan Arsenal, atau draw, atau kalah 0-1, atau 0-2 lah. Bandar ngga rugi ha ha

Kenyataannya Thailand telah lama superior di atas kita.....

Untunglah, obat luka cepat di impor dari Vietnam, mereka juga kalah 1-7. Tidak harus dijelaskan, saya yakin berita kekalahan ini memberikan seulas senyum kepada Jackson dan anggota tim, tak terkecuali para pengurus yang terhormat.

Mereka bisa mencetak gol..... Horeeeee J

Lupakan, Liverpool telah menanti, mereka sudah datang menggunakan maskapai kebanggaan kita, Garuda. Mereka siap bertanding besok sabtu.

Jackson telah memulangkan beberapa pemain untuk evaluasi dan siap merombak sistem permainan yang terbaik buat tim yang akan bertanding besok sabtu, meski memang bukan tim nasional resmi, karena aturannya memang seperti itu, tapi rasa tetap tim nasional yang tetap kita banggakan.  Jackson berujar “kami seperti main di premiere league”,  kenyataannya seperti itu, dan patut kita bangga kan. Meski Jackson juga tak lupa berargumen dan meredakan hiruk pikuk “kami perlu lawan uji tanding yang sepadan”

Liverpool kembali akan menenggelamkan kita ke dasar?

Dengan senang hati akan saya coba jadi pengamat dan belajar menjadi paranormal... opini dan kata hati saya berkata bahwa Liverpool tetap akan mengalahkan kita, saya tidak yakin kita akan sesukses atau seberuntung Thailand yang bisa mengalahkan MU dengan 1-0. Kita tetap kalah, namun saya prediksi dengan skor yang tidak mencolok, saya hanya memperkirakan Liverpool bisa menang tak lebih dari 0-3.

Liverpool adalah tim dengan kekuatan dan otot, darah permainan Inggris sangat kental dengan mereka. Mungkin tim dengan Kick and Rush tersukses di Liga Inggris, Mereka tidak terlalu menyerang meski mungkin menekan melebihi Arsenal , Refresif, tetapi variasi permainan saya yakin lebih sedikit dibawah Arsenal.

Dan ingat.. di Premiere League, Arsenal yang mendapatkan kegairahan dalam suatu pertandingan takkan berhenti  membuat gol sampai 90 menit berakhir, meski mereka sering kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Liverpool agak berbeda, mereka cukup puas ketika kemenangan sudah pada level aman, dan sebaliknya punya semangat bagai David melawan Goliath ketika mengejar kala tertinggal.

Saya percaya dengan kemampuan pemain kita, secara teknik sebenarnya jauh lebih baik dari timnas-timnas kita beberapa tahun ke belakang, bahkan kalau piala AFF diselenggarakan bukan ini, saya yakin Indonesia akan juara tanpa kesulitan J.

Menghadapi Liverpool dengan variasi serangan yang lebih sedikit dari Arsenal, saya yakin ini akan lebih memudahkan untuk para pemain. Dan semoga bisa melihat Jacksen tersenyum puas dengan sedotan minuman di bibirnya.

Dan hasil besok mudah–mudahan juga bisa menjadi modal untuk memaksa Mourinho mengerenyitkan dahi agak dalam sebelum datang ke Jakarta

Ini hanya prediksi, tidak ada maksud merendahkan dan meninggikan kualitas sebuah klub.... apalagi secara pribadi saya adalah fans Tottenham Hotspur.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline