Lihat ke Halaman Asli

Hera Veronica Suherman

Pengamen Jalanan

Lengan Lelaki Kekar dan Wajan yang Terbakar

Diperbarui: 3 Oktober 2021   21:43

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Source: Nitiranto/Pinterest.com

Lengan Lelaki Kekar dan Wajan yang Terbakar

Wajan besar di jerang
di atas tumpukan kayu bakar
lamat-lamat bergolak adonan berisi
tepung beras kepala santan serta air nira

Lengan-lengan kekar
terus mengaduk sekuat tenaga
lantaran adonan kian mengental
bulir-bulir keringat mengalir dari pori

Sang waktu serasa lambat
oleh sebab adonan dijerang
di atas tungku memakan waktu
agar terciptanya paripurna rasa

Maka tak bisa terburu-buru
dapur amatlah pengap karena
asap yang membumbung tinggi dan
tungku yang terus menyala memproses

Dodol hingga jelang matang
hingga beberapa saat kedepan
dan pria dengan menggenggam
sebatang tongkatnya masih saja

Berkutat di dapur yang
dipenuhi susunan kayu bakar
teronggok sebagai bahan bakar utama
guna memangkas biaya produksi karena

Bahan dasar dodol
dimasak dalam waktu yang
teramat lama hingga seluruh adonan
matang dan kemudian diletakan di baki

Guna ditiriskan hingga
uap panasnya pun lenyap
barulah dodol dipotong-potong
dan untuk selanjutnya dikemas

Dengan kemasan nan apik
hingga dapat disajikan sebagai
kudapan yang legit dan manis dengan
aneka varian rasa amat menggugah selera

Dan dapat dibawa pulang sebagai buah tangan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline