"Hanya keledai yang jatuh di lubang yang sama dua kali".
Dulu, pepatah yang konon dipopulerkan oleh penulis Yunani, Homer dan Aesop ini sangat populer.
Pesan dari pepatah ini, janganlah seperti keledai yang tak mau belajar dari kesalahan yang sama sehingga terulang kembali.
Menariknya, di akhir abad ke-20, sejumlah ahli hewan dikabarkan pernah mendiskusikan hal ini di London. Poin yang didiskusikan, apa iya keledai memang binatang bodoh seperti dimaksud dalam pepatah itu.
Kesimpulannya, ternyata terjadi kesalahpahaman.
Bahwa, keledai tidak bodoh-bodoh banget. Karenanya, pepatah ini direvisi menjadi :"Keledai saja tidak jatuh di lubang yang sama sampai dua kali". Maknanya, sebodoh-bodohnya orang, ia tak akan mengulang kesalahan sebelumnya.
Saya mendadak teringat pepatah itu ketika menyaksikan final turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2021 nomor ganda putra.
Saat ganda putra andalan Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjayam menghadapi pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di final yang digelar di Nusa Dua, Bali, Minggu (28/11).
Kenapa begitu?
Sebab, pekan lalu, Minggu (21/11), Marcus/Kevin juga berjumpa dengan Hoki/Kobayashi di final Indonesia Masters 2021. Hasilnya, ganda putra Jepang ini juara usai menang rubber game.